— Insiden yang melibatkan Marc Marquez dalam Sprint Race MotoGP Spanyol 2026, Sabtu (25/4/2026), memicu penjelasan resmi dari penyelenggara. Marquez berhasil keluar sebagai juara meski sempat terjatuh di tengah guyuran hujan deras Sirkuit Jerez.

Kemenangan ini menjadi sebuah kebangkitan luar biasa bagi Marquez. Start dari posisi terdepan, ia sempat turun ke urutan kedua, sebelum akhirnya tercecer ke posisi ke-17 setelah mengalami insiden jatuh dengan empat putaran tersisa.

Keberuntungan rupanya berpihak pada Marquez. Ia jatuh di tikungan terakhir yang memungkinkannya untuk langsung menuju pit, mengganti motor, dan akhirnya merengkuh podium pertama.

“Saya bahkan tak sadar finish pertama, saya pikir San Marco membantu saya hari ini,” ujar pebalap Ducati tersebut. “Saya menunggu grup pebalap untuk lewat dan kemudian melintasi trek untuk mengganti motor. Saya tak sepenuhnya berpikir jernih, itu murni insting.”

Marquez Tak Melanggar Aturan

Marquez sendiri mengakui bahwa aksinya berada di batas regulasi. Namun, ia menegaskan bahwa tindakannya tidak melanggar aturan yang berlaku.

“Saya tak pernah berpikir apa yang saya lakukan dilarang walau mungkin mereka mengganti peraturan tetapi untuk sekarang apa yang saya lakukan diperbolehkan,” tegasnya.

Keputusan Race Direction untuk tidak memberikan sanksi kepada Marquez didasarkan pada penilaian bahwa manuvernya “sangat aman dan dalam batas regulasi.”

Penjelasan Resmi MotoGP

Melalui unggahan di media sosial resmi, MotoGP merinci alasan Marquez tidak dikenai hukuman.

“Marquez memasuki pit lane melewati Pit Lane Entry Timing Point, titik masuk ke pit lane tempat batas kecepatan 60 km/jam berlaku,” tulis MotoGP.

Lebih lanjut, dijelaskan bahwa “Tidak ada aturan khusus yang mengharuskan para pebalap untuk memasuki pit lane dari titik yang telah ditentukan sebelumnya.”

MotoGP juga menekankan bahwa Marquez tidak melanggar instruksi marshal dan tidak menimbulkan bahaya karena telah menunggu kondisi aman sebelum melintasi lintasan. “Ia tidak memotong lintasan secara signifikan untuk mendapatkan keuntungan,” tambahnya.

Posisi Terdepan di Balapan Utama

Berkat pole position yang diraihnya di sesi kualifikasi, Marc Marquez akan kembali memulai balapan utama dari posisi pertama. Ini menandai kembalinya ia ke puncak grid start setelah 245 hari.

Pole position ini juga menjadi yang perdana bagi Marquez di usianya yang kini menginjak 33 tahun. Ia tercatat sebagai polesitter tertua kedua setelah Aleix Espargaro yang meraihnya di Silverstone 2024 pada usia 35 tahun dan 4 hari.