Akses.co.id — JAKARTA, KOMPAS.com – Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Jalan Jelambar Baru Raya, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Kamis (23/4/2026) sore. Sebuah mobil Honda HRV berwarna abu-abu yang dikemudikan oleh seorang lansia berinisial I (71) dilaporkan menabrak sebuah depot air minum isi ulang, menyebabkan satu orang pembeli mengalami luka.
Dalam rekaman video yang beredar, terlihat dampak tabrakan yang cukup parah pada bagian samping depot. Kaca jendela samping pecah berantakan, dan barang-barang yang ada di dalamnya berserakan. Bercak darah juga terlihat di lantai depot, menandakan adanya korban dalam peristiwa tersebut.
Korban, yang diketahui berinisial K, merupakan seorang pelanggan yang sedang melakukan pengisian ulang air galon saat kejadian. Ia mengalami luka pada kedua kakinya dan patah tulang pada tangan sebelah kanan. Petugas kepolisian membenarkan adanya insiden tersebut.
Detail Kejadian dan Kronologi
Kanit Lantas Polsek Grogol Petamburan, AKP Arif Rahman Hakim, menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 17.20 WIB. Pengemudi lansia tersebut, yang mengemudikan mobilnya seorang diri tanpa pendamping, kehilangan kendali saat hendak melakukan putar balik.
“Mobil itu dari barat mau putar balik arah ke timur. Karena dia injak gas tidak bisa mengendalikan, menabrak orang yang sedang beli air di depo galon isi ulang,” ujar Arif saat dihubungi Kompas.com, Kamis.
Arif menambahkan, pengemudi mobil Honda HRV tipe matic tersebut diduga kurang fokus saat mengemudi. “Memang sudah lansia, sudah nenek-nenek, dia nyetir sendiri tanpa pendampingan. Mobilnya HRV Matic, sepertinya kurang fokus,” ungkapnya.
Penanganan Korban dan Kerusakan Depot
Akibat tabrakan tersebut, korban K segera dievakuasi dan dilarikan ke Klinik Kenanga Jelambar untuk mendapatkan perawatan medis. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Bangunan depot air isi ulang tersebut mengalami kerusakan materiil, namun alat pengisian galon dilaporkan tidak rusak. Depot tersebut diketahui tetap beroperasi setelah insiden.
“(Depot) enggak tutup, masih beroperasi. Tapi kan karena ada kecelakaan dia rusak sedikit, cuma rusak penyok-penyok saja karena hantaman itu,” tutur Arif.
Proses Hukum dan Penyelesaian
Saat ini, kasus kecelakaan ini telah dilimpahkan ke Unit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Barat untuk penanganan lebih lanjut. Namun, pihak pengemudi dikabarkan memilih jalur penyelesaian damai dan menyatakan kesiapannya untuk menanggung seluruh biaya akibat kelalaiannya.
“Kasusnya ditangani Laka Jakarta Barat, sudah diserahterimakan ke sana. Dia (pengemudi) mediasi kekeluargaan, dia tanggung jawab sampai (korban) sembuh. Termasuk kerugian untuk depotnya,” tutup Arif.
Ikuti Akses.co.id
