— Jalur pendakian Gunung Merbabu via Thekelan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, akan ditutup sementara mulai Jumat (29/5/2026) hingga Selasa (2/6/2026). Penutupan ini dilakukan untuk menghormati tradisi, adat istiadat, serta kegiatan masyarakat setempat.

Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Merbabu, Anggit Haryoso, menyatakan bahwa selama periode penutupan, seluruh aktivitas pendakian, berkemah, maupun kunjungan wisata melalui jalur Thekelan tidak akan dilayani.

Keputusan ini diambil berdasarkan surat permohonan dari Karang Taruna Ngudi Luhur Dusun Thekelan, Desa Batur, Kecamatan Getasan.

Anggit mengimbau para calon pendaki yang telah memiliki rencana untuk melakukan penyesuaian jadwal atau memilih jalur pendakian lain yang masih dibuka. Ia juga mengingatkan bahwa setiap pengunjung wajib melakukan pemesanan secara daring melalui situs resmi www.tngunungmerbabu.org dan mematuhi protokol wisata pendakian.

“Seluruh pengunjung wajib mematuhi protokol wisata pendakian serta menjaga keamanan, kebersihan, dan kelestarian kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu,” tegas Anggit dalam pengumuman resminya yang dikutip pada Sabtu (25/4/2026).

Informasi Jalur Pendakian Merbabu

Gunung Merbabu memiliki beberapa jalur pendakian resmi, di antaranya Selo, Suwanting, Wekas, Cunthel, dan Thekelan.

Jalur Thekelan sendiri berlokasi di Desa Kopeng, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. Sebelumnya, dilaporkan oleh Kompas.com pada Kamis (20/6/2019), jalur pendakian Thekelan rencananya akan disatukan dengan jalur Wekas dan Cunthel. Jalur ini dikenal memiliki tanjakan yang cukup terjal dan rute ekstrem menjelang puncak yang disebut Ondorante.