Regional

Pencurian Sapi Jelang Idul Adha Meresahkan, Polisi Tangkap Dua Pelaku

Advertisement

BANGKALAN, KOMPAS.com — Jajaran Kepolisian Resor Bangkalan, Jawa Timur, berhasil meringkus dua orang terduga pelaku pencurian sapi di wilayahnya. Penangkapan dilakukan ketika kedua pelaku hendak menjual hewan ternak hasil curian tersebut.

“Kami mengamankan dua orang di jalan saat mereka membawa mobil bak terbuka yang di dalamnya terdapat seekor sapi,” ujar Kasat Reskrim Polres Bangkalan AKP Hafid Dian Maulidi, Kamis (23/4/2026).

Dua terduga pelaku yang diamankan identitasnya adalah BS (39), berasal dari Kecamatan Modung, dan JH (56), warga Kecamatan Tanah Merah.

Penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat mengenai kehilangan sapi di Kecamatan Kwanyar dan Kecamatan Tanah Merah. Kepolisian setempat bahkan mengerahkan tim khusus, termasuk unit anjing pelacak (K9), untuk mempercepat proses pencarian.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, BS mengakui perbuatannya telah mencuri sapi dari kandang milik seorang warga di Kecamatan Kwanyar. Sementara itu, JH diduga berperan sebagai penadah barang curian.

Ancaman Hukuman Penjara Menanti

Dalam operasi penangkapan tersebut, polisi juga berhasil menyita barang bukti berupa seekor sapi beserta kendaraan bak terbuka yang digunakan oleh para pelaku. Barang bukti tersebut kini diamankan di Mapolres Bangkalan.

Advertisement

“BS disangkakan melanggar Pasal 477 dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. Untuk JH, ia disangka melanggar Pasal 591 dengan ancaman hukuman empat tahun penjara,” jelas Hafid.

Sementara itu, dalam kasus terpisah yang terjadi di Kecamatan Tanah Merah, sapi milik warga yang dilaporkan hilang ditemukan dalam kondisi tersembunyi di semak-semak, tidak jauh dari lokasi kediaman korban. Polisi menduga pelaku sengaja meninggalkan sapi tersebut.

Meskipun demikian, pihak kepolisian menegaskan bahwa penyelidikan masih terus berlanjut. Tim satuan reserse masih melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku lain yang diduga turut terlibat dalam jaringan pencurian sapi di wilayah Bangkalan.

Kepolisian menduga, maraknya aksi pencurian sapi menjelang Hari Raya Idul Adha ini dipicu oleh lonjakan permintaan dan kenaikan harga hewan ternak yang signifikan pada periode tersebut.

Advertisement