— Rumput Jepang (Zoysia japonica) menjadi primadona untuk mempercantik lanskap hunian berkat teksturnya yang halus, kerapatan helai daunnya, serta warna hijau segar yang memancarkan kesan rapi dan alami. Daya tahannya terhadap panas dan minimnya perawatan menjadikan rumput ini pilihan ideal untuk menghadirkan taman yang bersih, elegan, dan menenangkan.

Dikutip dari laman The Spruce, Jumat (24/4/2026), berikut panduan lengkap menanam dan merawat rumput Jepang agar senantiasa hijau dan sehat.

Menanam Rumput Jepang dari Biji

Meskipun umumnya rumput Jepang ditanam dalam bentuk tanaman utuh karena bijinya yang sulit berkecambah dan jarang ditemukan, Anda tetap bisa mencoba menanamnya dari biji.

  • Taburkan benih di dalam wadah semai yang telah diisi campuran media tanam ringan atau tanah pot.
  • Tutup benih hanya dengan lapisan tanah tipis.
  • Rumput Jepang membutuhkan suhu yang lebih dingin untuk berkecambah. Tempatkan wadah di lokasi yang teduh dan siram secara teratur untuk menjaga kelembapan tanah.
  • Bibit siap dipindahkan ke luar ruangan setelah mengembangkan sistem akar yang kuat.

Memperbanyak Rumput Jepang Melalui Pembagian Rimpang

Metode paling efektif untuk memperbanyak rumput Jepang adalah dengan membagi rimpangnya. Ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Ketika tunas baru mulai tumbuh, angkat seluruh rumpun rumput dari tanah menggunakan sekop.
  2. Pisahkan gumpalan rumput secara perlahan menjadi beberapa bagian. Anda bisa memindahkan seluruh rumpun sekaligus atau melakukannya secara bertahap.
  3. Bersihkan sisa tanah yang menempel pada akar agar lebih mudah memisahkan gumpalan menjadi bagian-bagian yang lebih kecil.
  4. Tanam kembali setiap bagian di lokasi baru dengan kedalaman yang sama seperti kondisi semula.
  5. Siram secara merata dan jaga kelembapan tanah hingga pertumbuhan baru terlihat.

Disarankan untuk membagi rimpang tanaman setiap 3-4 tahun sekali, atau ketika bagian tengah tanaman dewasa menunjukkan penurunan jumlah daun baru yang dihasilkan.

Pemangkasan Rumput Jepang

Agar tetap tertata rapi, rumput Jepang idealnya dipangkas setiap minggu atau ketika pertumbuhannya sudah terlihat meninggi dan mengganggu estetika. Namun, penting untuk memastikan rumput sudah layak pangkas. Pemangkasan yang terlalu dini dapat merusak struktur rumput dan menghambat pertumbuhannya.

Kebutuhan Perawatan Rumput Jepang

Tanah

Rumput Jepang membutuhkan tanah yang lembap, subur, dan memiliki drainase baik. Tanaman ini tergolong adaptif terhadap berbagai jenis tanah, termasuk tanah kapur, lempung, tanah liat berpasir, atau pasir, serta berbagai tingkat pH. Namun, rumput Jepang tidak menyukai kondisi tanah yang kering.

Air

Penyiraman teratur sangat penting, terutama jika rumput Jepang difungsikan sebagai penutup tanah. Siram hingga basah kuyup ketika lapisan tanah bagian atas mulai mengering. Hindari membiarkan tanah benar-benar kering. Saat menyiram, arahkan air ke pangkal tanaman, bukan ke dedaunan, untuk meminimalkan risiko penyakit jamur.

Pupuk

Salah satu keunggulan rumput Jepang adalah kebutuhan nutrisinya yang minim. Tanaman ini dapat tumbuh subur tanpa memerlukan pupuk atau tambahan nutrisi khusus.

Pencahayaan

Untuk pertumbuhan yang optimal dan warna hijau yang maksimal, tempatkan rumput Jepang di lokasi yang teduh. Meskipun demikian, rumput ini tetap dapat tumbuh baik di bawah sinar matahari yang tersebar. Namun, warna hijau akan memudar secara signifikan jika terpapar panas berlebih.

Hama dan Penyakit

Rumput Jepang dikenal memiliki ketahanan yang baik terhadap hama dan penyakit serius, sehingga tidak memerlukan perawatan khusus untuk mengatasinya.