Homey

Panduan Memasang Wallpaper di Plafon Rumah, Wajib Tahu!

Advertisement

Memasang wallpaper di plafon rumah kini tak lagi sekadar pilihan estetika, melainkan juga solusi praktis untuk menyamarkan ketidaksempurnaan permukaan langit-langit. Kendati demikian, pengerjaan ini menyimpan tingkat kesulitan tersendiri, utamanya karena melawan gravitasi.

Bagi Anda yang ingin memberikan sentuhan berbeda pada ruangan dengan menghadirkan wallpaper di plafon, berikut panduan yang dirangkum dari Homes & Gardens, menekankan pentingnya persiapan dan teknik yang tepat.

Persiapan Alat dan Bahan

Tantangan utama dalam memasang wallpaper di plafon adalah posisi yang tidak menguntungkan. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk melakukan pekerjaan ini bersama setidaknya satu orang rekan. Keberadaan bantuan akan sangat mempermudah proses penempelan kertas dinding.

Adapun alat dan bahan yang perlu disiapkan meliputi:

  • Wallpaper dan lem khusus wallpaper
  • Kuas lem dan alat perata (smoothing tool)
  • Rol sambungan (seam roller)
  • Tangga lipat atau perancah (scaffolding)
  • Meteran, gunting tajam, dan pensil
  • Ember, spons, dan kain lembap
  • Alas pelindung lantai (dust sheets)

Langkah-Langkah Pengerjaan

Persiapan Area Langit-Langit

Langkah awal yang krusial adalah memastikan kebersihan area plafon. Gelar alas pelindung lantai untuk mencegah tetesan lem mengotori ruangan. Permukaan plafon juga harus dipastikan dalam kondisi halus. Lubang atau retakan sebaiknya ditutup dengan dempul, dan segala noda harus dibersihkan.

Untuk hasil rekat yang optimal, disarankan mengoleskan cairan size atau lem wallpaper yang diencerkan pada plafon. Biarkan hingga cairan tersebut mengering sepenuhnya sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.

Membuat Garis Panduan

Penentuan titik awal pemasangan sangatlah penting untuk menghindari hasil akhir yang miring. Umumnya, pemasangan dimulai dari sisi jendela dan bergerak menjauh dari area tersebut.

“Jika ruangan tidak berbentuk persegi sempurna, pilihlah sisi terpanjang sebagai titik awal,” ujar James Greenwood, spesialis wallpaper dari Graham & Brown. Ia menambahkan, khusus untuk wallpaper bermotif, penempatan pola di tengah langit-langit akan memberikan kesan simetris yang lebih baik. Tanda garis lurus di plafon dapat menggunakan tali kapur atau pensil.

Advertisement

Proses Penempelan

Potong wallpaper dengan menyisakan kelebihan sekitar 5 cm di setiap ujungnya. Setelah diolesi lem, lipat kertas dengan teknik akordeon (bolak-balik) tanpa menimbulkan bekas lipatan yang kasar.

“Jika bekerja sendiri, gunakan tabung karton atau sisa gulungan untuk menahan beban kertas saat kamu menempelnya,” saran James Greenwood. Namun, apabila ada rekan yang membantu, mereka dapat menahan lipatan kertas menggunakan gagang sapu yang dibalik.

Tempelkan ujung kertas sesuai dengan garis panduan yang telah dibuat. Gunakan kuas khusus untuk meratakan kertas dan membuang gelembung udara. Setelah wallpaper tertempel sempurna, potong sisa kelebihan kertas di bagian pinggir yang berbatasan dengan dinding.

Menangani Area Lampu

Pastikan aliran listrik dimatikan sebelum memulai pekerjaan di area sekitar lampu. Jika terdapat dudukan lampu, tempelkan kertas wallpaper melewati area tersebut. Buatlah potongan kecil berbentuk silang tepat di titik tengah kabel.

“Untuk ornamen plafon (ceiling rose) yang lebih besar, buat sayatan kecil dari pusat ornamen ke arah luar, lalu tekan kertas perlahan di sekelilingnya sebelum memotong sisa kertas yang berlebih,” jelas James.

Opsi Wallpaper Peel-and-Stick

Bagi pemula, jenis wallpaper peel-and-stick (stiker) atau paste-the-wall dapat menjadi pilihan yang lebih mudah. Tipe ini memungkinkan koreksi posisi dengan lebih leluasa. Namun, penting untuk memastikan permukaan plafon telah disiapkan sesuai instruksi produk. Terkadang, diperlukan lapisan cat gloss atau satin agar stiker dapat menempel dengan sempurna.

Advertisement