Akses.co.id — Menyimpan handuk di dalam kamar mandi, meski terasa praktis, ternyata menyimpan potensi risiko kesehatan yang signifikan. Kebiasaan ini sangat tidak disarankan oleh para ahli mikrobiologi lingkungan.
Ahli mikrobiologi lingkungan sekaligus Ketua Department of Community, Environment, and Policy di University of Arizona, Amerika Serikat, Kelly Reynolds, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kebiasaan menyimpan handuk di kamar mandi.
“Kamar mandi jelas merupakan tempat kontaminasi,” ujar Reynolds, sebagaimana dikutip dari Real Simple.
Ancaman Semburan Aerosol Kloset
Penyebab utama kekhawatiran Reynolds adalah fenomena semburan aerosol yang terjadi saat kloset disiram. Menurut penjelasannya, partikel mikro dari kloset dapat menyebar jauh ke udara.
“Ketika menyiram kloset, semburan aerosol dapat menyebar hingga 1,8 meter ke segala arah. Untuk kloset dengan siraman rendah (low-flush), jaraknya setidaknya 45-60 sentimeter,” lanjutnya.
Semburan aerosol ini bukan sekadar uap air, melainkan membawa zat berbahaya yang berasal dari feses atau muntahan, tergantung pada apa yang dibuang ke dalam kloset.
Bakteri Bertahan Hingga Berminggu-minggu
Masalah menjadi lebih serius ketika bakteri dan virus yang terbawa aerosol tersebut hinggap di permukaan handuk yang lembap. Reynolds menekankan bahwa mikroorganisme ini tidak mati seketika, melainkan dapat bertahan hidup dalam jangka waktu yang lama.
“Ketika bakteri dan virus tersebut menetap di handuk mandi, mereka bisa bertahan hidup selama berhari-hari hingga berminggu-minggu,” ungkap Reynolds.
Risiko infeksi muncul ketika kuman tersebut berpindah ke bagian tubuh yang sensitif, seperti melalui mulut, mata, atau hidung.
“Jika kamu mengelap tangan atau mengusap wajah dengan handuk yang telah terkontaminasi, ini bisa menyebabkan sakit,” tegasnya.
Cara Aman Menyimpan Handuk
Untuk meminimalkan risiko penularan penyakit, Reynolds menyarankan beberapa cara penyimpanan handuk yang lebih aman:
- Simpan di luar kamar mandi: Cara paling aman adalah menaruh handuk di lemari pakaian atau rak jemuran yang berada di luar area kamar mandi.
- Gunakan wadah tertutup: Jika terpaksa harus menyimpan handuk di dalam kamar mandi karena keterbatasan ruangan, pastikan handuk disimpan di dalam lemari atau wadah yang tertutup rapat.
- Beri pembatas: Jika memungkinkan, sediakan pembatas atau sekat fisik antara area mandi/wastafel dengan kloset. Hal ini dapat membantu meminimalisir jangkauan sebaran aerosol.
Selain itu, menutup penutup kloset sebelum menyiram (flush) juga sangat dianjurkan untuk menahan aerosol tetap berada di dalam lubang kloset.
Ikuti Akses.co.id
