— Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan bahwa ia telah berhasil menjalani perawatan untuk kanker prostat stadium awal yang didiagnosis kepadanya. Penyakit ini ditemukan melalui pemeriksaan rutin setelah sebelumnya menjalani operasi pembesaran prostat.

Netanyahu menyampaikan langsung kabar ini melalui pernyataan di media sosial pada Jumat (24/4/2026). Ia menjelaskan bahwa kanker prostat tersebut terdeteksi saat pemeriksaan dan kini telah mendapatkan perawatan yang tuntas.

Gejala yang Ditemukan Netanyahu

Benjamin Netanyahu mengungkapkan bahwa sekitar 1,5 tahun lalu, ia menjalani operasi untuk mengatasi pembesaran prostat jinak. Sejak saat itu, ia rutin menjalani pemeriksaan medis. Dalam pemeriksaan terbarunya, terdeteksi adanya “bintik kecil” berukuran kurang dari satu sentimeter di kelenjar prostatnya.

“Satu setengah tahun yang lalu, saya menjalani operasi yang berhasil untuk mengatasi pembesaran prostat jinak, dan sejak saat itu saya terus menjalani pemeriksaan medis rutin,” terang dia, mengutip SkyNews Australia, Sabtu (25/4/2026). “Pada pemeriksaan terakhir, ditemukan bintik kecil berukuran kurang dari satu sentimeter di kelenjar prostat.”

Setelah analisis lebih lanjut, bintik tersebut diketahui merupakan tumor ganas stadium awal tanpa penyebaran atau metastasis. Netanyahu menyatakan bahwa “perawatan yang tepat sasaran” telah berhasil mengatasi masalah tersebut.

“Saya menjalani beberapa sesi perawatan singkat, membaca buku, dan terus bekerja,” ujar Netanyahu. “Bintik itu menghilang sepenuhnya. Puji Tuhan, saya berhasil melewati ini juga.”

Perawatan kanker prostatnya dijalani di Rumah Sakit Hadassah, Yerusalem, Israel.

Konteks Medis dan Pernyataan Resmi

Sebuah laporan medis menyebutkan bahwa Netanyahu dalam kondisi sehat setelah menjalani terapi radiasi untuk kanker prostat stadium awal. Meskipun tidak ada keterangan pasti mengenai waktu pasti pengobatan, sumber yang dekat dengan kasus ini menyebutkan bahwa kanker prostat Netanyahu didiagnosis beberapa bulan lalu.

Menurut laporan CNN pada Jumat (24/4/2026), Netanyahu telah menjalani terapi radiasi selama sekitar dua setengah bulan dan baru saja menyelesaikan perawatannya. Kantor Perdana Menteri Israel juga merilis dua surat dari tim dokternya untuk melengkapi pernyataan Netanyahu di media sosial.

“Ini adalah deteksi dini terhadap lesi yang sangat kecil, tanpa adanya metastasis, sebagaimana telah dikonfirmasi tanpa keraguan oleh semua tes lainnya,” bunyi salah satu surat tersebut.

Gejala Kanker Prostat Lainnya

Kanker prostat dapat menunjukkan berbagai gejala. Deteksi dini sangat penting, terutama jika muncul beberapa tanda berikut:

  • Darah dalam urin, yang bisa membuat urin tampak berwarna merah muda, merah, atau seperti warna cola.
  • Darah dalam air mani.
  • Sering ingin buang air kecil.
  • Kesulitan memulai buang air kecil.
  • Sering terbangun di malam hari untuk buang air kecil.

Jika kanker prostat telah menyebar ke bagian tubuh lain (kanker prostat metastasis atau stadium lanjut), gejala tambahan dapat muncul, seperti:

  • Kebocoran urine yang tidak disengaja.
  • Nyeri punggung.
  • Nyeri tulang.
  • Kesulitan mencapai ereksi (disfungsi ereksi).
  • Merasa sangat lelah.
  • Penurunan berat badan tanpa disengaja.
  • Kelemahan pada lengan atau kaki.