Money

Mulai 30 April 2026, Belanja di China Bisa Pakai QRIS

Advertisement

JAKARTA, KOMPAS.com – Bank Indonesia (BI) menargetkan sistem pembayaran digital Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) antarnegara dapat digunakan di China mulai 30 April 2026. Langkah ini merupakan bagian dari upaya penguatan digitalisasi sistem pembayaran nasional.

Gubernur BI Perry Warjiyo menyatakan, peluncuran QRIS antarnegara di China menjadi salah satu agenda penting dalam mendukung akselerasi ekonomi dan keuangan digital nasional. “Peluncuran Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI): Hackathon dan Digdaya (Digital Talenta Berdaya dan Berkarya) dan QRIS Antarnegara Indonesia-China pada 30 April 2026,” ujar Perry dalam konferensi pers pada Rabu (22/4/2026).

Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta menambahkan, sebelum resmi diluncurkan, sistem ini telah melalui uji coba terbatas atau sandboxing untuk memastikan keandalannya. Selama periode uji coba tersebut, tercatat 1,64 juta transaksi QRIS Antarnegara Indonesia-China dengan total nominal mencapai Rp 556 miliar.

“Kita lihat antusiasme dalam uji coba ini sangat besar ya. Ini baru sandboxing, baru uji cobanya. Jadi nanti pada saat launching ini mudah-mudahan akan lebih tinggi lagi,” kata Filianingsih.

Saat ini, sistem QRIS Antarnegara Indonesia-China telah didukung oleh 24 penyelenggara dari Indonesia, yang terdiri dari 16 bank dan 8 lembaga non-bank. Sementara itu, dari pihak China, sistem pembayaran digital lintas negara ini akan didukung oleh 19 penyelenggara.

Advertisement

“Jadi pada dasarnya baik dari aspek teknis maupun aspek bisnis ini sudah siap untuk diimplementasikan jadi nanti istilahnya tanggal 30 kita akan gunting pita,” jelas Filianingsih.

BI berharap konektivitas pembayaran dengan China ini dapat mempermudah transaksi antarnegara, terutama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Selain itu, diharapkan juga dapat mendorong pertumbuhan sektor pariwisata di kedua negara.

Perluasan Jangkauan QRIS Antarnegara

Target peluncuran di China melengkapi upaya perluasan jangkauan QRIS Antarnegara yang terus digalakkan BI. Bank sentral menargetkan sistem pembayaran ini dapat digunakan di 8 negara pada tahun ini.

Saat ini, QRIS Antarnegara sudah dapat digunakan di beberapa negara, antara lain Singapura, Thailand, Malaysia, Jepang, dan Korea Selatan. Upaya perluasan terus dilakukan BI untuk menjangkau negara-negara potensial lainnya seperti China, India, dan Arab Saudi.

Advertisement