Bogor – Meski usianya belum genap 11 tahun, Morgan Holindo Sonmoahi berhasil mencuri perhatian di ajang Eshark Rok Cup Round 2 di Sirkuit Karting Sentul Internasional, Bogor, Jawa Barat, akhir pekan kemarin. Ia berhasil finis di peringkat ketiga, mengungguli sejumlah pebalap yang lebih berpengalaman.
Perjalanan Morgan menuju podium tak serta merta mulus. Selepas start di babak prafinal, ia sempat mengalami insiden yang membuatnya harus memulai balapan utama dari posisi kesepuluh. Namun, di bawah arahan pelatih Keanon Santoso, Morgan mampu menjaga kepercayaan diri dan tampil agresif.
Dengan semangat tinggi, Morgan berhasil menorehkan performa impresif, merangsek naik tujuh peringkat untuk mengamankan posisi ketiga. “Terpenting saya bermain dan maju terus dengan semangat tinggi. Alhasil tak ada masalah hingga bisa finis podium,” ujar Morgan dalam keterangan resmi, Rabu (22/4/2026).
Perjalanan Karier Singkat Namun Penuh Prestasi
Morgan Holindo baru terjun ke arena gokart nasional pada Desember 2025. Bergabung dengan tim Dewa United Motorsport di kelas Mini Rok, ia langsung menunjukkan potensi yang menjanjikan.
Sebelumnya, Morgan juga sempat unjuk gigi di ajang Aime Series Round 2 yang digelar di Bira, Thailand. Dalam kompetisi tersebut, ia berhasil menempati posisi 20 besar dari total 36 peserta.
Target Jangka Pendek dan Rencana Internasional
Saat ini, Morgan yang duduk di kelas P5 di Tzu Chi School sedang fokus mempersiapkan diri untuk seri ketiga Eshark Rok Cup. Ajang tersebut dijadwalkan akan kembali digelar di Sirkuit Sentul pada 16-17 Mei 2026.
Lebih lanjut, Morgan memiliki ambisi untuk menambah jam terbang internasional. Ia berencana mengikuti Kejuaraan Asia Aime Series Round 3 di Malaysia pada Juli tahun ini.
“Semoga hasilnya bisa lebih baik dari Eshark Rok Cup seri sebelumnya,” tutur Morgan yang akan merayakan ulang tahunnya yang ke-11 pada 27 April mendatang.
Optimisme Pelatih
Pelatih Morgan, Keanon Santoso, memiliki pandangan positif terhadap masa depan anak didiknya di dunia gokart. Ia melihat adanya peningkatan performa yang signifikan.
“Sinarnya mulai kelihatan. Di Sentul kemarin ia tampil garang dari posisi 10 hingga merangsek ke 3. Semoga ke depan lebih baik lagi,” ujar Keanon Santoso.






