— JAKARTA, CNN Indonesia — Presiden RI Prabowo Subianto menunjukkan gestur tak biasa saat merayakan Hari Buruh atau May Day di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Jumat (1/5/2026) pagi. Dalam momen kedatangannya, Prabowo terlihat sempat mendorong seorang anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang menghalangi interaksi langsungnya dengan para buruh.

Peristiwa tersebut terekam dalam tayangan video yang diunggah oleh kanal YouTube Sekretariat Presiden (Setpres). Prabowo tiba di lokasi perayaan May Day dengan menumpangi mobil Maung Garuda berwarna putih. Ia sempat keluar dari sunroof mobil untuk menyapa ribuan buruh yang telah menanti kedatangannya.

Tak lama berselang, Prabowo memutuskan untuk turun dari mobil dan berjalan kaki. Keputusan ini diambilnya agar dapat bersalaman dan berinteraksi lebih dekat dengan para buruh yang hadir.

Saat momen bersalaman inilah terjadi insiden yang menarik perhatian. Sejumlah buruh tampak antusias, bahkan ada yang menepuk dada dan menyenggol bahu Prabowo, menyebabkan Kepala Negara sedikit terdorong.

Menyikapi situasi tersebut, anggota Paspampres yang bertugas sigap memperketat pengamanan di sekeliling Prabowo. Mereka terlihat berusaha menghalangi para buruh yang berupaya menyalami dan merekam momen pertemuan dengan Presiden.

Namun, Prabowo justru mengambil tindakan yang tak terduga. Ia sontak mendorong dada anggota Paspampres yang menghalaunya untuk bersalaman dengan buruh. Setelah insiden singkat itu, Prabowo kembali melanjutkan langkahnya menuju panggung utama perayaan Hari Buruh.