Nasional

Menhan: Prajurit TNI Penjaga Kedaulatan dari Sabang sampai Merauke, Tak Terbatas Wilayah Tugas

Advertisement

Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa setiap prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) memiliki tanggung jawab sebagai penjaga kedaulatan bangsa di seluruh penjuru Indonesia, melampaui batas wilayah tugas spesifik mereka.

Penegasan ini disampaikan Sjafrie dalam rangkaian kunjungan kerja ke beberapa satuan TNI di Indramayu dan Garut pada Rabu, 22 April 2026. Kunjungan tersebut meliputi Brigif TP 34/Cakra Buana dan Yonif TP 889/Gagak Winangsih di Indramayu, serta Yonif TP 890/Gardha Sakti di Garut.

“Setiap prajurit TNI merupakan penjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tugas tersebut tidak terbatas pada wilayah penugasan semata, melainkan mencakup seluruh kepentingan nasional di penjuru Tanah Air, dari Sabang hingga Merauke,” ujar Sjafrie, seperti dikutip dari siaran pers yang diterima pada Kamis, 23 April 2026.

Lebih lanjut, Sjafrie mengingatkan para prajurit mengenai asal-usul TNI yang berasal dari dan dibesarkan oleh rakyat. Oleh karena itu, pengabdian penuh kepada rakyat Indonesia menjadi sebuah keharusan, dengan berlandaskan pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

“Setiap prajurit memegang teguh Sapta Marga dan Sumpah Prajurit sebagai landasan moral, ideologi, dan pengabdian,” tegas Sjafrie.

Advertisement

Untuk menjaga profesionalisme, Sjafrie menekankan pentingnya latihan berkelanjutan, kerja keras, dan kemauan untuk terus berkembang.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Pertahanan juga berpesan agar para prajurit senantiasa menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat. Ia mengingatkan untuk menghindari segala tindakan yang berpotensi melukai perasaan rakyat, baik secara individu maupun sebagai satuan.

“Nilai-nilai jiwa korsa, disiplin, loyalitas, dan kepatuhan kepada pimpinan turut ditekankan sebagai fondasi utama dalam kehidupan keprajuritan,” kata Sjafrie.

Sjafrie menyatakan apresiasi dan kebanggaannya terhadap semangat yang ditunjukkan oleh para prajurit. Ia berpesan agar para prajurit terus meningkatkan kemampuan diri dan menjadikan setiap keterampilan yang dimiliki sebagai bekal untuk menghadapi berbagai ancaman serta melindungi seluruh rakyat Indonesia.

Advertisement