— Chongqing, Kompas.com – Changan Automobile merilis platform teknologi cerdas terbaru bernama SDA Intelligent, sebuah terobosan yang dirancang untuk meningkatkan standar keselamatan kendaraan melalui integrasi sensor canggih, kecerdasan buatan (AI), dan sistem kontrol presisi.

Platform Software-Defined Architecture (SDA) Intelligent ini diperkenalkan sebagai bagian dari strategi pertumbuhan global Changan, pabrikan otomotif asal China. Teknologi ini diharapkan mampu mendefinisikan ulang cara kendaraan beroperasi dan berinteraksi dengan lingkungannya.

Pengembangan SDA Intelligent mencakup tiga pilar utama: SDA Cockpit, SDA Pilot, dan SDA Chassis. Masing-masing pilar dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara yang lebih aman, nyaman, dan intuitif bagi pengguna.

Tiga Pilar Utama SDA Intelligent

SDA Cockpit: Pengalaman Interaktif yang Mulus

SDA Cockpit ditenagai oleh kapabilitas sinematografi level master dan rendering 3D secara real-time, yang dikombinasikan dengan kecerdasan buatan. Sistem ini menghasilkan sistem operasi (OS) yang mulus untuk pengoperasian head unit beserta seluruh fiturnya.

SDA Pilot: Asisten Pengemudi Cerdas

Sebagai sistem bantuan pengemudi dengan tingkat keamanan tinggi, SDA Pilot memungkinkan kendaraan untuk memiliki kemampuan berkendara yang menyerupai manusia, termasuk kemampuan melakukan parkir otomatis.

SDA Chassis: Kontrol Kendaraan yang Presisi

SDA Chassis mengintegrasikan teknologi perangkat keras seperti motor listrik, suspensi hidrolik aktif, dan sistem steer-by-wire. Teknologi ini diklaim sebagai yang pertama di industri dalam memperkenalkan sistem kendali canggih yang meningkatkan stabilitas, kenyamanan, dan rasa percaya diri saat berkendara.

Sistem kendali ini tidak hanya menghadirkan kabin yang lebih lapang dan nyaman, tetapi juga memberikan pengalaman berkendara yang luar biasa bagi pengemudi dan penumpang.

Prinsip “Keen Perception, Agile Mind, and Precise Execution”

SDA Intelligent diposisikan sebagai “otak” kendaraan yang mampu mendeteksi lingkungan sekitar secara komprehensif. Kendaraan tidak hanya bergerak, tetapi juga memahami situasi jalan serta merespons berbagai skenario, baik kondisi berkendara harian maupun situasi darurat, dengan akurasi tinggi.

“Secara teknis, SDA Intelligent mengandalkan kombinasi LiDAR dan kamera multi-sudut yang dipadukan dengan kecerdasan buatan,” ujar Rijal Mulyadi, Head of Marketing Changan Indonesia.

AI di dalam sistem ini telah dilatih menggunakan data berkendara nyata dalam frekuensi masif. Hal ini memungkinkan sistem untuk menghadapi skenario kompleks seperti minimnya jarak pandang, navigasi di jalan sempit, hingga reaksi instan saat pengereman mendadak.

Pendekatan Holistik dalam Keselamatan

Berbeda dengan sistem keamanan konvensional, SDA Intelligent mengadopsi pendekatan holistik. Sistem ini tidak hanya berfokus pada pencegahan kecelakaan, tetapi juga mencakup stabilitas berkendara, menjaga kesehatan kabin, memberikan kenyamanan psikologis bagi pengemudi, hingga memastikan keamanan data pengguna.

Salah satu keunggulan utama SDA Intelligent terletak pada sistem kontrol sasis dan roda berpresisi tinggi. Respons sistem ini diklaim jauh lebih cepat dibandingkan reaksi manusia, sebuah aspek krusial saat menghadapi situasi kritis seperti ban pecah atau melintasi permukaan jalan licin.

Tonggak Strategi Changan

Implementasi SDA Intelligent menjadi tonggak penting dalam strategi Changan untuk pengembangan kendaraan energi baru (New Energy Vehicle) dan ekspansi global. Saat ini, teknologi tersebut telah mulai disematkan pada portofolio merek di bawah naungan Changan, seperti Avatr, Deepal, dan Changan Nevo.

Changan memproyeksikan SDA Intelligent sebagai fondasi bagi pengembangan mobilitas masa depan. Sistem ini tidak hanya terbatas pada mobil penumpang, tetapi juga disiapkan untuk mendukung ekosistem robotika hingga penerbangan rendah, mempertegas komitmen Changan dalam menjadikan keselamatan cerdas sebagai inti dari tahap pertumbuhan perusahaan berikutnya.