Akses.co.id — JAKARTA, KOMPAS.com – Di tengah hiruk pikuk Beijing Auto Show 2026, sedan listrik terbaru Toyota, bZ7, mencuri perhatian. Kendaraan yang baru saja diluncurkan oleh Toyota China sepekan sebelumnya ini menampilkan kemewahan dan dikabarkan mendapat sambutan hangat dari konsumen di Negeri Tirai Bambu.
Secara dimensi, bZ7 tergolong masif. Dengan panjang 5.130 mm dan jarak sumbu roda 3.020 mm, mobil ini bahkan memiliki dimensi yang lebih besar dari Tesla Model S. Namun, menariknya, bZ7 diposisikan dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan Tesla Model 3 di pasar China. Sebagai perbandingan, Tesla Model 3 dibanderol mulai 236.500 yuan atau sekitar Rp 590 jutaan.
Fokus pada Efisiensi dan Kenyamanan
Berbeda dengan mobil listrik yang mengutamakan akselerasi instan, bZ7 dirancang dengan fokus utama pada efisiensi dan kenyamanan berkendara. Mobil ini dibekali motor listrik dengan tenaga maksimal 278 hp.
Dapur pacu bZ7 disokong oleh dua pilihan baterai berjenis Lithium Iron Phosphate (LFP), yaitu kapasitas 71 kWh dan 88 kWh. Untuk daya jelajah, Toyota mengklaim bZ7 mampu menempuh jarak hingga 710 km berdasarkan standar CLTC dalam kondisi tertentu.
Nilai tambah lainnya adalah dukungan pengisian daya cepat. Pabrikan mengklaim baterai mobil ini dapat terisi untuk menambah jarak tempuh sejauh 300 km hanya dalam waktu 10 menit.
Interior Modern Berteknologi Tinggi
Masuk ke dalam kabin, nuansa modern langsung terasa berkat deretan fitur teknologi yang disematkan. Layar sentuh berukuran 15,6 inci menjadi pusat kontrol utama yang menjalankan sistem operasi HarmonyOS dari Huawei.
Menariknya lagi, sistem ini terintegrasi dengan ekosistem rumah pintar milik Xiaomi, menawarkan pengalaman konektivitas yang lebih luas. Guna menunjang kenyamanan penumpang, jok depan telah dilengkapi dengan fungsi pemanas, ventilasi, hingga fitur pijat yang dapat diatur sesuai kebutuhan.
Keselamatan Komprehensif
Dari sisi keselamatan, bZ7 dibekali teknologi bantuan pengemudi yang cukup komprehensif. Total terdapat 27 sensor yang mendukung sistem keselamatan aktif kendaraan.
Sensor-sensor tersebut meliputi LiDAR di bagian atap, radar gelombang milimeter, kamera resolusi tinggi, hingga radar ultrasonik, yang semuanya bekerja sama untuk memberikan perlindungan maksimal bagi pengemudi dan penumpang.
Dengan kombinasi dimensi yang lapang, fitur berlimpah, serta harga yang kompetitif, bZ7 diprediksi akan menjadi salah satu penantang serius yang patut diperhitungkan di pasar mobil listrik China.
Ikuti Akses.co.id
