Akses.co.id — PALOPO, KOMPAS.com — Kekhawatiran menyelimuti keluarga dan warga Kelurahan Battang Barat, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, setelah seorang pria berusia 51 tahun dilaporkan tersesat di kawasan hutan setempat. Pria bernama Indo Rampa itu terakhir kali terlihat menuju kebunnya seorang diri pada Jumat (24/4/2026) siang dan belum kembali hingga Sabtu (25/4/2026).
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Basarnas Makassar mengerahkan personel dari Pos SAR Palopo untuk melakukan pencarian intensif di area yang dikenal memiliki kontur perbukitan dengan vegetasi rapat tersebut.
Upaya Pencarian Dimulai
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan warga, korban terakhir terlihat berjalan menuju kawasan hutan yang tidak jauh dari kebunnya. Medan yang sulit dan vegetasi yang padat menjadi tantangan tersendiri dalam proses pencarian.
Sebelum laporan resmi diterima Basarnas, warga setempat sebenarnya telah berupaya melakukan pencarian secara mandiri sejak Jumat sore hingga malam hari. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil.
“Setelah menerima laporan, kami langsung menyiapkan dan mengirimkan tim menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian terhadap korban yang diduga tersesat di kawasan hutan,” ujar Arif.
Medan dan Cuaca Jadi Kendala
Tim SAR telah memulai penyisiran di jalur-jalur yang diduga dilalui oleh korban, dengan memanfaatkan informasi dari warga mengenai titik terakhir keberadaannya. Koordinasi lintas sektoral juga terus dijalin, melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palopo, Dinas Pemadam Kebakaran, Babinsa, serta masyarakat setempat yang lebih memahami kondisi wilayah.
“Selain itu, koordinasi intensif dilakukan dengan berbagai unsur di lapangan, termasuk BPBD Kota Palopo, Dinas Pemadam Kebakaran, Babinsa, serta masyarakat setempat yang mengenal kondisi wilayah,” kata Arif.
Arif menambahkan, kondisi cuaca yang tidak menentu dan medan hutan yang berat menjadi hambatan signifikan dalam operasi pencarian ini. Meskipun demikian, tim SAR tetap berupaya semaksimal mungkin dengan mengutamakan keselamatan seluruh personel yang terlibat.
“Dalam pelaksanaan operasi, kami mengutamakan sinergi seluruh unsur yang terlibat, sekaligus memastikan keselamatan tim di lapangan tetap terjaga,” tegas Arif.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian terhadap Indo Rampa masih terus berlangsung. Tim SAR berharap korban dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.
Ikuti Akses.co.id
