Akses.co.id — JEREZ, KOMPAS.com – Marc Marquez, pebalap tim Lenovo Ducati, meragukan Sirkuit Jerez akhir pekan ini akan menjadi momen kebangkitan Ducati untuk menyaingi dominasi Aprilia di MotoGP 2026. Hingga seri ketiga musim ini, Aprilia menunjukkan performa impresif dengan menyapu bersih tiga kemenangan balapan utama melalui Marco Bezzecchi, serta memenangkan Sprint Race di COTA lewat Jorge Martin.
Saat ini, Bezzecchi memuncaki klasemen sementara dengan keunggulan empat poin atas rekan setimnya, Jorge Martin. Kontras dengan dominasi Aprilia, performa Ducati sejauh ini belum sesuai harapan. Fabio Di Giannantonio menjadi pebalap Ducati dengan posisi terbaik di klasemen, yakni peringkat keempat, namun terpaut 31 poin dari puncak.
Bahkan, juara dunia delapan kali, Marc Marquez, belum berhasil naik podium di balapan utama hari Minggu. Meskipun demikian, ia sempat meraih satu kemenangan di Sprint Race dan satu kali finis di posisi kedua.
Banyak pihak memprediksi Jerez sebagai sirkuit “normal” pertama musim ini yang berpotensi menguntungkan Ducati. Namun, Marquez memiliki pandangan yang berbeda.
“Bagi saya, orang-orang yang bilang ‘tidak, kita harus tunggu Jerez’, maksud saya kita sudah melewati tiga trek berbeda, layout berbeda, hingga tiga ban belakang berbeda, dan pemenangnya tetap sama,” ujar Marquez, mengutip laman resmi MotoGP, Kamis (23/4/2026).
Menurut Marquez, fakta di lintasan menunjukkan bahwa Aprilia, terutama Marco Bezzecchi, adalah favorit terkuat saat ini. Fokus utamanya bersama Ducati adalah untuk secara bertahap memperkecil jarak dengan pabrikan asal Italia tersebut.
“Meskipun hasil di tiga balapan awal terbilang bencana, kami tidak tertinggal terlalu jauh di klasemen. Mari lihat apakah kami bisa meningkatkan level kami secara bertahap,” katanya.
Jeda satu bulan akibat penundaan GP Qatar karena situasi konflik di Iran memberikan waktu bagi Marquez untuk memulihkan cedera bahunya. Ia mengaku kondisi fisiknya kini jauh lebih siap, meskipun tim Ducati masih berupaya mengatasi beberapa kelemahan pada motor GP26.
“Tiga balapan pertama tidak mudah, terutama untuk bertahan sepanjang akhir pekan dengan kondisi baik. Saya cepat di beberapa bagian, tapi tidak konsisten. Kami tahu alasannya dan sedang mengupayakannya,” jelas Marquez.
Marquez juga menegaskan bahwa pabrikan seperti Ducati, yang merekrut pebalap papan atas, tentu mengharapkan nilai lebih. Ia berjanji akan berusaha memberikan performa ekstra pada seri-seri mendatang.
“Saya sekarang berada di level yang baik untuk tampil maksimal di lintasan. Kami akan mencoba untuk terus membaik, karena saat ini Marco Bezzecchi dan Aprilia berkendara dengan cara yang sangat luar biasa,” ucapnya.
Ikuti Akses.co.id
