BANGKA, KOMPAS.com — Aksi pencurian di SMP Muhammadiyah Mentok, Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung, berakhir antiklimaks ketika pelaku, pria berinisial IJ (25), tertangkap basah tertidur pulas di ruang kepala sekolah. Ia diduga hendak membawa kabur sejumlah barang dari lokasi kejadian.
Kepala Satuan (Kasi) Humas Polres Bangka Barat, Yos Sudarso, menjelaskan pelaku berhasil diamankan polisi pada Selasa (21/4/2026) lantaran tidak dapat keluar dari ruangan tersebut. IJ diduga masuk melalui plafon sekolah. “Masuk ke ruangan kepala sekolah dari plafon dan tidak bisa keluar sehingga terpaksa tidur di dalam,” ujar Yos di Markas Polres Bangka Barat, Rabu (22/4/2026).
Ketahuan Petugas Sekolah
Kejadian ini pertama kali diketahui oleh petugas piket sekolah yang hendak membuka ruang kepala sekolah pada sekitar pukul 06.50 WIB. Yos Sudarso menuturkan, kecurigaan muncul ketika pintu ruangan tersebut tidak bisa dibuka sebagaimana mestinya.
“Ketika itu pintu ruangan tersebut tidak dapat dibuka seperti biasa. Kecurigaan pun muncul hingga akhirnya pihak sekolah bersama staf membuka paksa pintu tersebut,” jelasnya. Saat pintu berhasil dibuka, petugas sekolah mendapati seorang pria tak dikenal sedang tertidur di dalam ruangan. Di sampingnya, tergeletak satu unit amplifier warna hitam yang diduga akan dicuri. Sementara itu, dua unit speaker merek Acer dilaporkan telah berpindah tempat.
Diamankan Tanpa Perlawanan
Pihak sekolah segera menghubungi kepolisian. Sekitar pukul 07.20 WIB, Tim Buser Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bangka Barat bersama Unit Intelkam tiba di lokasi dan mengamankan IJ tanpa perlawanan berarti. Dalam pemeriksaan awal, pelaku mengakui perbuatannya telah melakukan pencurian di dalam ruang kepala sekolah tersebut. Petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk melengkapi proses penyelidikan.
“Pelaku sudah kami amankan di Polres Bangka Barat. Saat ini masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” ujar Yos.
Yos menegaskan komitmen Polres Bangka Barat dalam menanggapi laporan masyarakat. “Kami pastikan setiap pengaduan masyarakat akan kami tindaklanjuti dengan cepat dan profesional sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat,” tegasnya. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.






