— JAKARTA, Detik.com — Belum genap meraih gelar doktor, penyanyi Ashanty sudah memiliki rencana besar untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang strata satu (S1) jurusan hukum. Keputusan ini didorong oleh kepedulian mendalamnya terhadap isu kekerasan pada perempuan dan anak.

“Karena aku kan selama ini buat podcast tentang perempuan dan anak soal kekerasan. Jadi aku harus ambil jurusan hukum ini,” ujar Ashanty saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (22/5/2024).

Perempuan berusia 39 tahun itu menjelaskan bahwa perhatiannya pada isu kekerasan terhadap perempuan dan anak telah lama tumbuh. Melalui podcast yang digarapnya, Ashanty aktif mengangkat tema-tema tersebut. Namun, ia merasa perlu bekal pendidikan formal agar dapat bergerak lebih mandiri.

“Istri musisi Anang Hermansyah itu menyebut selama ini masih harus mengandalkan bantuan orang lain ketika ingin membantu kasus tertentu,” tambahnya.

Dengan latar belakang pendidikan hukum, Ashanty berharap dapat lebih leluasa menyuarakan dan menangani persoalan yang selama ini menjadi fokusnya. “Karena enggak enak ya kalau minta tolong sama teman buat membantu kasus seseorang,” tuturnya.

Bidik Profesi Baru

Lebih lanjut, Ashanty mengisyaratkan bahwa gelar S3 yang akan segera diraihnya bukan akhir dari perjalanan akademisnya. Ia berencana membidik satu profesi baru yang sejalan dengan aktivitas advokasi sosialnya saat ini.

“Ada satu profesi yang mau aku jalani setelah wisuda nanti. Aku belum bisa sebutin apa profesinya. Ya aku mau punya profesi dan pengalaman baru aja,” ungkapnya.

Perempuan yang menyelesaikan pendidikan doktoralnya di Universitas Airlangga, Surabaya, ini berharap langkah tersebut dapat membuatnya lebih bermanfaat bagi masyarakat, terutama para korban yang membutuhkan pendampingan.

Tolak Politik Praktis

Menanggapi kemungkinan terjun ke dunia politik mengikuti jejak suaminya, Anang Hermansyah, yang pernah menjadi anggota DPR RI, Ashanty memberikan bantahan tegas.

“Kalau itu aku enggak ke arah sana ya, mungkin belum. Tujuan aku tuh mau berguna buat banyak orang,” tegasnya.

Ashanty kembali menegaskan kepeduliannya yang sudah lama tumbuh terhadap isu kekerasan dalam rumah tangga. Ia memandang kekerasan dalam bentuk apa pun, baik terhadap istri maupun anak, adalah hal yang tidak dapat ditoleransi.

“Memang sejak dulu aku sudah bersuara soal isu kekerasan terhadap perempuan dan anak. Aku memang konsentrasi di situ,” pungkasnya.