Akses.co.id — Pemecatan Liam Rosenior dari kursi kepelatihan Chelsea memicu kekhawatiran mantan kapten klub, John Terry, mengenai masa depan tim berjuluk The Blues tersebut. Keputusan ini diambil hanya sehari setelah Chelsea menelan kekalahan telak 0-3 dari Brighton dalam lanjutan Liga Inggris, Kamis (23/4/2026) dini hari WIB.
Kekalahan tersebut menjadi yang kelima secara beruntun bagi Chelsea di liga tanpa mampu mencetak gol, sebuah catatan minor yang terakhir kali dialami klub pada tahun 1912. Situasi ini tampaknya membuat manajemen Chelsea tidak mempertimbangkan sisa kontrak Rosenior yang masih berdurasi sekitar enam tahun.
Pasca-pemecatan mantan pelatih Strasbourg itu, Callum McFarlane akan mengambil alih kendali tim hingga akhir musim 2025-2026. Tugas utamanya adalah memimpin Chelsea dalam perburuan gelar Piala FA, diawali dengan menghadapi Leeds United pada Minggu (26/4/2026).
John Terry Khawatir Soal Arah Chelsea
Kekhawatiran John Terry bukan tanpa alasan. Dilansir dari ESPN, eks kapten Chelsea ini menyuarakan keresahannya terkait figur pelatih berikutnya yang akan ditunjuk oleh klub.
“Saya mengkhawatirkan apa yang akan terjadi dengan klub kami,” ujar Terry. “Melihat kami membutuhkan manajer setelah akhir pekan, saya tidak yakin kapan pemilik akan membuat keputusan dan mendatangkan manajer baru.”
Lebih lanjut, Terry meragukan daya tarik Chelsea bagi pelatih top saat ini, mengingat kondisi klub yang tidak memungkinkan untuk mendatangkan pemain baru. Ia bahkan memperkirakan Chelsea harus menjual pemain terbaiknya, sebuah situasi yang selalu sulit dihadapi.
“Apakah manajer top sejati akan datang ke Chelsea saat ini dalam posisi kami? Tidak bisa membeli pemain, sepertinya harus menjual pemain, dan itu akan menjadi pemain terbaik kami, yang selalu sulit,” tuturnya.
Terry juga mengungkapkan harapannya untuk tidak benar, terkait potensi absennya Chelsea dari kompetisi Eropa musim depan.
“Kami tidak akan bermain di kompetisi Eropa, saya harap saya salah,” imbuh eks pemain Timnas Inggris ini.
Terry Rasakan Frustrasi Pendukung Chelsea
John Terry mengaku merasakan frustrasi yang dialami oleh para pendukung Chelsea melihat kondisi tim saat ini. Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, Chelsea telah berganti tiga pelatih permanen, yakni Frank Lampard, Mauricio Pochettino, Enzo Maresca, dan kini Liam Rosenior.
Selama era kepemimpinannya sebagai pemain, kapten, hingga hengkang dari Stamford Bridge, Terry menyaksikan pergantian belasan pelatih di klub tersebut.
“Saya telah melihat 17 manajer di era saya datang dan pergi sebagai kapten Chelsea. Yang harus dilakukan para pemain adalah bersatu dan benar-benar fokus pada partai akhir pekan dan melupakan semua kebisingan di sekitar dan segalanya,” tegas Terry.
Ia menekankan pentingnya para pemain untuk fokus pada pertandingan krusial melawan Leeds di akhir pekan, mengabaikan segala distraksi yang ada.
“Kami punya pertandingan besar, ini sangat sulit, tetapi juga sangat mudah bagi para pemain untuk melupakan kebisingan dan fokus pada apa yang ada di depan kita, yaitu laga melawan Leeds di akhir pekan.”
Meskipun menyadari pola yang berulang, Terry menyiratkan bahwa masa depan klub mungkin tidak sejelas yang dibayangkan.
“Kita telah melihat ini berulang kali, tetapi mungkin masa depan tidak sejelas yang selalu kita lihat,” pungkas eks asisten pelatih Aston Villa ini.
Ikuti Akses.co.id
