Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengimbau kepada suporter klub sepak bola Arema, yakni Aremania, untuk tidak memaksakan diri hadir ke Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada pertandingan lanjutan Liga 1 antara Persib Bandung dan Arema, Jumat (24/4/2026) malam. Imbauan ini disampaikan untuk menjaga kondusivitas pertandingan dan menghormati regulasi yang berlaku.
“Saya sangat menghargai dukungan dari Aremania kepada klubnya, tetapi kita juga tahu bahwa sebetulnya pertandingan tandang ini sebaiknya memang tidak dihadiri oleh para pendukung dari klub tamu,” ujar Farhan di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Kota Bandung, Kamis (23/4/2026).
Farhan menjelaskan bahwa hingga saat ini, belum ada pencabutan aturan yang melarang suporter tim tamu hadir di kandang tim tuan rumah. Oleh karena itu, ia berharap dukungan Aremania dapat disalurkan melalui siaran televisi.
“Kita mengharapkan dukungan yang bisa diberikan oleh Aremania sebatas di televisi,” katanya.
Ia menekankan pentingnya menghormati aturan demi terciptanya pertandingan sepak bola yang kondusif. Farhan juga berharap para suporter dapat menjaga citra positif sepak bola di mata masyarakat.
“Kita ingin pertandingan sepak bola tetap kondusif, dan kita semua punya tanggung jawab memastikan bahwa sepak bola dan para pendukung sepak bola ini selalu memiliki citra yang baik di mata masyarakat,” tegas Farhan.
Sementara itu, Farhan memastikan bahwa pihak kepolisian telah memberikan izin kepada bobotoh, sebutan untuk suporter Persib, untuk hadir di Stadion GBLA. Pengamanan pun telah disiagakan secara berlapis, tidak hanya di dalam kota tetapi juga di gerbang-gerbang kota.
“Sudah pasti berlapis-lapis itu, sudah pasti berlipat-lipat. Pengamanan tidak hanya di dalam kota, tapi juga di gerbang-gerbang kota. Itu sebabnya kerja sama kami bersama dengan semua aparat yang ada di seputaran Bandung Raya itu sangat erat,” tuturnya.
Menyinggung mengenai peluang Persib, Farhan memprediksi tim kesayangannya akan bermain maksimal demi mengamankan asa meraih gelar juara untuk ketiga kalinya secara beruntun di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
“Persib menang 2-0. Kita lihat saja kemarin itu, saya sangat senang melihat pertandingan kemarin. Kita (Persib) dicurangi dua kali, tapi tidak patah semangat. Kita kejar terus sampai 2-2,” kata Farhan, merujuk pada pertandingan sebelumnya.






