Akses.co.id — MAGELANG, Kompas.com – Sebuah rekaman video yang beredar di media sosial mengungkap dugaan aksi pencurian kabel universal serial bus (USB) oleh seorang perempuan di sebuah warung pulsa di Kota Magelang, Jawa Tengah. Kejadian ini memicu perhatian publik terhadap perbuatan yang terekam kamera pengawas (CCTV).
Dalam video tersebut, terlihat seorang perempuan bersama seorang anak sedang melihat-lihat berbagai jenis kabel di rak warung pulsa yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman. Perempuan itu mengenakan kaus berwarna merah manggis dan sarung tangan berwarna putih.
Kronologi Kejadian Versi Saksi
Surmiyati (40), seorang pekerja di warung pulsa tersebut, menjelaskan bahwa dugaan pencurian terjadi pada Minggu, 19 April 2026, sekitar pukul 10.00 WIB. “Pas saya juga yang jaga (warung),” ujarnya kepada Kompas.com pada Jumat, 24 April 2026. Ia mengaku sudah merasakan ada kejanggalan dari gerak-gerik perempuan tersebut yang terlihat mondar-mandir di antara rak-rak barang.
Berdasarkan rekaman CCTV yang ada, Surmiyati menceritakan bahwa perempuan itu mengambil sebuah kabel USB dan kemudian memasukkannya ke dalam kantong pakaian anak yang menemaninya. Namun, lanjut Surmiyati, anak tersebut sempat mengeluarkan kembali kabel USB itu dan meletakkannya di etalase. Aksi perempuan itu tidak berhenti, ia kembali memasukkan kabel tersebut ke dalam kantong si anak.
Menurut Surmiyati, saat kejadian berlangsung, warung pulsa tersebut juga didatangi oleh beberapa pembeli lain. Perempuan yang diduga melakukan pencurian ini tetap melakukan transaksi pembelian di warung tersebut, membeli voucher internet, es krim, dan beberapa jenis camilan.
“Kabelnya memang cuma Rp 25.000. Tapi, kalau tidak ditegur tuman (kebiasaan). Takutnya di tempat lain juga begitu,” jelas Surmiyati, menekankan kekhawatiran akan terulangnya perbuatan serupa.
Respons Pemilik Warung
Menindaklanjuti dugaan pencurian tersebut, pemilik warung pulsa kemudian memilih untuk mengunggah rekaman CCTV yang merekam insiden itu ke akun Instagram miliknya. Surmiyati menambahkan bahwa pihak pemilik warung tidak melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian. Mereka memilih untuk menunggu itikad baik dari terduga pelaku untuk membayar atau mengembalikan kabel USB yang diduga dicuri.
“Semoga saja ada itikad baik. Kalau dia berani ke sini,” pungkas Surmiyati, berharap ada penyelesaian damai atas insiden tersebut.
Ikuti Akses.co.id
