Akses.co.id — TANGERANG, KOMPAS.com — Sebuah gudang paket di Jalan Raya Kotabumi, Kawasan Industri GKBI, Sepatan, Tangerang, dilalap si jago merah pada Sabtu (25/4/2026) sore. Gudang yang menyimpan makanan hewan dan perabot rumah tangga tersebut dilaporkan ludes terbakar.
Api diduga pertama kali muncul dari area pengemasan (packing) perabot rumah tangga, sebelum akhirnya merembet ke gudang penyimpanan makanan kucing yang lokasinya bersebelahan.
Menurut Komandan Pos (Danpos) Pemadam Kebakaran Sepatan, Syafurllah, insiden ini pertama kali disadari oleh petugas keamanan dan sejumlah karyawan yang melihat kobaran api di area gudang.
“Sekuriti dan infonya sama karyawan (yang pertama kali melihat api),” ungkap Syafurllah saat dihubungi Kompas.com pada Minggu (26/4/2026) pagi.
Berdasarkan kesaksian petugas keamanan, titik api teridentifikasi berasal dari gudang packing perabot rumah tangga. Api kemudian dengan cepat meluas ke gudang makanan kucing di sebelahnya. Sekitar pukul 15.44 WIB, para karyawan segera melaporkan kejadian ini kepada petugas pemadam kebakaran.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Syafurllah bersama timnya segera bergerak menuju lokasi dengan membawa delapan unit mobil pemadam kebakaran. Proses pemadaman api secara resmi dimulai pada pukul 15.56 WIB.
Luas Area dan Material Mudah Terbakar Hambat Pemadaman
Namun, upaya pemadaman dihadapkan pada tantangan besar akibat luasnya area yang terbakar, mencapai sekitar 6,7 hektare. Hal ini membuat proses pemadaman berlangsung cukup lama hingga api benar-benar berhasil dijinakkan pada Minggu pagi, sekitar pukul 07.50 WIB.
Lamanya pemadaman juga dipengaruhi oleh banyaknya material yang mudah terbakar, seperti kardus dan plastik, yang tersimpan di dalam kedua gudang tersebut. Kondisi ini menjadi faktor utama penyebaran api yang begitu cepat.
Syafurllah menambahkan, potensi munculnya kembali titik api, meskipun dalam skala kecil, masih terbuka mengingat banyaknya bahan mudah terbakar yang tersisa di lokasi. “Jika terjadi penyalaan kembali, petugas pemadam kebakaran siap kembali ke lokasi,” tegasnya.
Penyebab Masih Diselidiki, Tidak Ada Korban Jiwa
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak berwenang. Syukurnya, insiden kebakaran ini dilaporkan tidak menimbulkan korban jiwa.
“Jadi baru mau masuk kerja jam 16.00 WIB itu sudah terbakar infonya gitu. Jadi, enggak ada karyawan di dalam,” jelas Syafurllah, mengonfirmasi bahwa tidak ada seorang pun yang berada di dalam gudang saat api mulai membesar.
Ikuti Akses.co.id
