— JAKARTA, KOMPAS.com – Seorang sopir angkutan kota (angkot) berinisial S (52) mengalami luka bakar pada punggung, bokong sisi kiri, dan tangan sisi kiri setelah menjadi korban pembakaran oleh sesama sopir angkot di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Sabtu (25/4/2026) pagi.

Kepala Kepolisian Sektor Tanah Abang, Ajun Komisaris Besar Polisi Dhimas Prasetyo, membenarkan insiden tersebut. Korban S segera dilarikan ke Rumah Sakit Tarakan untuk mendapatkan perawatan medis dan visum.

Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB di Jalan KH Mas Mansyur, tepat di depan Kantor Kecamatan, Kelurahan Kebon Melati, Tanah Abang. Menurut Dhimas, akar permasalahan berasal dari sengketa antrean saat korban sedang menunggu giliran untuk mengangkut penumpang.

Pelaku, yang diidentifikasi berinisial P (38), diduga kesal karena ditegur oleh korban terkait tindakannya yang menyela antrean. “Tidak terima ditegur, pelaku langsung melanjutkan jalan mobilnya memutar lewat Gang Awaludin, kembali lagi di Jalan KH Mas Mansyur dan berhenti di sisi kanan korban,” jelas Dhimas.

Dalam aksi brutalnya, pelaku P dilaporkan membuka pintu sopir angkot korban dan menyiramkan bensin ke arah S. Api kemudian segera menyambar setelah pelaku menyalakan korek api, menyebabkan tubuh korban dan sebagian angkot terbakar.

“Sesaat itu, pelaku langsung menyiramkan bensin mengenai tubuh korban di dalam angkot dan dinyalakan dengan korek, menyebabkan kebakaran terhadap tubuh korban dan angkot terbakar,” ujar Dhimas.

Saat ini, Kepolisian Sektor Tanah Abang telah menerima laporan, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta memeriksa sejumlah saksi terkait kasus ini. Pelaku pembakaran, P, masih dalam pengejaran petugas.