— MALANG, KOMPAS.com — Sejumlah komunitas di Kota Malang mengambil inisiatif dengan mengecat ulang halte Trans Jatim di Jalan Veteran pada Sabtu, 25 April 2026. Aksi swadaya ini dilakukan sebagai bentuk protes atas minimnya perhatian Pemerintah Kota Malang terhadap pemeliharaan fasilitas publik.

Kegiatan perbaikan mandiri ini digagas oleh Wahyu Styo Pratama, bersama sekitar sepuluh anggota dari berbagai komunitas lintas daerah. Mereka tidak hanya membersihkan halte yang terlihat kumuh, tetapi juga mengecat ulang bagian yang kusam agar kembali nyaman digunakan oleh masyarakat.

Halte Terlupakan di Tengah Keramaian

Menurut Wahyu, Halte Veteran II yang berlokasi di depan Universitas Brawijaya merupakan salah satu titik transit dengan volume penumpang yang signifikan. Namun, kondisi fasilitas publik tersebut dinilai luput dari perhatian pemerintah untuk diperbaiki.

“Halte Veteran II ini penumpangnya selalu ramai, bahkan termasuk yang paling padat setelah Kayutangan. Tapi selama berbulan-bulan tidak ada perubahan,” ungkap Wahyu.

Ia menambahkan, kondisi tersebut mencerminkan kurangnya prioritas pemerintah terhadap kebutuhan transportasi warga di dalam kota. “Pergerakan dalam kota juga harus diperhatikan. Tapi halte ini seperti dibiarkan begitu saja tanpa perbaikan,” keluhnya.

Aksi perbaikan ini melibatkan berbagai komunitas, termasuk Transport for Malang, Transport for Surabaya, Transport for Banyuwangi, KP Alternatif, dan Aliansi Malang Bersatu. Kegiatan tersebut turut disambut baik oleh warga sekitar.

Sorotan terhadap Anggaran Daerah

Wahyu juga menyoroti besarnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Malang yang mencapai lebih dari Rp 2 triliun. Ia menilai, dengan anggaran sebesar itu, perbaikan fasilitas dasar seperti halte seharusnya dapat diatasi dengan mudah.

“Dengan APBD lebih dari Rp 2 triliun, seharusnya renovasi halte bukan hal sulit,” ujarnya.

Meskipun demikian, Wahyu menegaskan bahwa tuntutan komunitas bukanlah fasilitas yang mewah. “Kami tidak minta halte modern, minimal memadai dan bisa digunakan dengan nyaman,” tutupnya.