— Kemenangan tipis 1-0 atas Newcastle United di Stadion Emirates, London, pada Sabtu (25/4/2026) malam WIB, membawa Arsenal kembali memuncaki klasemen sementara Liga Inggris 2025-2026. Gol tunggal Eberechi Eze di menit ke-9 memastikan tiga poin krusial bagi The Gunners dalam persaingan gelar musim ini. Namun, manajer Mikel Arteta menyayangkan minimnya gol yang dicetak timnya meski menciptakan banyak peluang.

Hasil ini membuat Arsenal sementara mengoleksi 73 poin, menggusur Manchester City yang masih memiliki satu pertandingan lebih banyak. Arteta menyadari bahwa perebutan puncak klasemen masih sangat ketat, dengan empat laga sisa melawan Fulham, West Ham, Burnley, dan Crystal Palace yang ia sebut sebagai “rangkaian final”.

Arteta Sesalkan Minimnya Produktivitas Gol

Meskipun bersyukur atas kemenangan yang diraih setelah dua kekalahan beruntun di Liga Premier, Mikel Arteta menyoroti efektivitas serangan timnya. Ia merasa Arsenal seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol dalam pertandingan melawan Newcastle.

“Saya sangat senang dengan kemenangan ini. Kami membicarakan pertandingan pertama dan betapa pentingnya pertandingan itu,” ujar Arteta, dikutip dari situs resmi Arsenal.

Namun, ia menambahkan, “Seharusnya kami bisa unggul dengan selisih gol yang lebih besar di beberapa momen pertandingan, tetapi ketika skor 1-0, selalu sulit karena mereka memiliki kualitas. Mereka juga menurunkan banyak pemain bagus dari bangku cadangan.”

“Dan ketika kita tidak menyelesaikan aksi tersebut, terutama yang terbuka seperti yang kita miliki, selisihnya akan semakin kecil,” jelasnya. Produktivitas gol yang lebih tinggi, menurut Arteta, sangat berpengaruh dalam persaingan ketat dengan Manchester City.

Siap Menghadapi Empat Laga Terakhir

Dengan empat pertandingan tersisa, Arsenal berada di ambang mengakhiri penantian gelar Liga Premier selama 22 tahun. Mikel Arteta menyatakan kesiapannya menghadapi fase krusial ini.

“Ya, kami menghadapi 50 pertandingan. Sudah berapa banyak pertandingan yang kami mainkan sekarang? Dan kami berada di posisi kami sekarang,” katanya.

“Saya tidak berharap setelah 22 tahun tidak memenangkan [gelar] ini akan menjadi jalan yang mulus dan indah. Akan seperti ini dan kami siap untuk itu,” tegasnya.

Pelatih asal Spanyol itu mengakui atmosfer persaingan di Liga Premier musim ini sangatlah sengit. Ia menyebutkan bahwa ketatnya poin antar tim menjadi bukti betapa sulitnya meraih kemenangan di liga ini.

“Sangat sulit untuk menang di liga ini, kita tahu itu. Itulah mengapa jumlah poin yang kita miliki sekarang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya berbeda. Dan alasannya adalah karena persaingannya sangat ketat, sangat sulit untuk melakukannya,” tambahnya.

Fokus pada Performa Sendiri

Menanggapi potensi tekanan yang mungkin timbul terhadap Manchester City atas hasil ini, Arteta memilih untuk tetap tenang dan fokus pada apa yang bisa dikendalikan oleh timnya.

“Kami harus melakukan apa yang ada di tangan kami dan kami membahas bahwa pertandingan pertama ada di tangan kami, dengan apa yang kami lakukan dan bagaimana kami mendekati pertandingan,” tuturnya.

“Apakah kami mampu memenangkannya? Kami telah melakukannya. Kami menginginkan margin yang lebih besar. Itu tidak mungkin, tetapi kami tentu saja telah menyelesaikan tugas kami,” tandasnya.