Regional

Kisah Haru Syafaroh, Gantikan Ibu Naik Haji di Usia 16 Tahun

Advertisement

SURABAYA, KOMPAS.com — Di usianya yang baru menginjak 16 tahun, Nimatus Syafaroh dari Kabupaten Pasuruan telah menjejakkan kaki di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Rabu (22/4/2026). Remaja yang tergabung dalam Kloter 05 Embarkasi Surabaya ini menjadi salah satu jemaah haji termuda yang akan menunaikan ibadah ke Tanah Suci.

Mengenakan seragam batik biru muda dan jilbab hitam, Syafaroh mengungkapkan percampuran perasaan yang ia rasakan. “Enggak terpikirkan bisa naik haji di usia muda. Senang sedih rasanya campur aduk karena tidak ada ibu. Aku berangkat berdua sama ayah,” tuturnya kepada Kompas.com.

Gantikan Sang Ibu

Keberangkatan Syafaroh ke Tanah Suci merupakan wujud pengganti ibundanya yang telah mendaftar ibadah haji sejak tahun 2012. Sang ibu meninggal dunia pada tahun 2025, hanya berselang satu bulan sebelum tenggat pelunasan biaya haji.

Saat ini, Syafaroh masih aktif sebagai siswi kelas 1 SMA. Ia mengaku sempat dilanda keraguan akan kesiapan mentalnya sebelum berangkat menunaikan rukun Islam kelima tersebut. “Banyak yang dipersiapkan. Awalnya merasa belum siap secara mental, tapi sebelum berangkat banyak mengaji dan menghafal doa-doa. Dan izin sementara waktu di pondok pesantren,” jelasnya.

Kabar baik mengenai keberangkatan Syafaroh disambut penuh suka cita oleh teman-teman di Pondok Pesantren Sidogiri. Mereka tak lupa menitipkan doa dan tak sabar menanti kisah Syafaroh sepulang dari perjalanan spiritualnya. “Banyak teman-teman yang menitipkan nama untuk didoakan supaya bisa segera menyusul ke Tanah Suci. Mereka juga nitip oleh-oleh baju dan jajanan,” ungkap Syafaroh sambil tersenyum.

Advertisement

Selain berfokus pada ibadah, Syafaroh juga memiliki rencana untuk membeli oleh-oleh, salah satunya adalah baju abaya.

Pesan untuk Generasi Muda

Syafaroh ingin menyampaikan pesan bahwa ibadah haji bukanlah sesuatu yang hanya diperuntukkan bagi mereka yang telah berusia lanjut. Ia menekankan pentingnya bagi generasi muda untuk menumbuhkan semangat beribadah sejak dini.

“Gen Z sekarang sudah waktunya serius beribadah haji karena keren. Tapi nanti kalau pulang gak mau dipanggil nama ada hajinya, lebih suka dipanggil biasa saja, Syafa,” ujarnya dengan nada jenaka.

Syafaroh bersama sang ayah, Rosid (48), dijadwalkan untuk memulai perjalanan dari Bandara Internasional Juanda Sidoarjo menuju Bandara Internasional Prince Mohammad bin Abdulaziz (MED) Madinah pada Kamis (25/4/2026) pukul 13.40 WIB.

Advertisement