— JAKARTA, KOMPAS.com — Lagu “Ada Titik-titik di Ujung Doa” karya Sal Priadi kembali menjadi sorotan dan viral di media sosial, meskipun telah dirilis dua tahun lalu. Merespons antusiasme publik yang terus berlanjut, penyanyi sekaligus penulis lagu ini akhirnya memutuskan untuk meluncurkan video musik sebagai kelanjutan narasi dari lagu tersebut.

“Senang banget teman-teman masih dengar sampai hari ini, masih merespons di sosial media,” ujar Sal Priadi saat ditemui belum lama ini.

Lagu yang termuat dalam album kedua Sal Priadi ini mengangkat tema yang kompleks namun bersifat universal. Ayah satu anak ini secara spesifik berbicara tentang proses memaafkan individu yang tidak pernah menunjukkan penyesalan atas kesalahan mereka.

Sal Priadi, yang memiliki nama lengkap Salman Priadi, mengakui bahwa lagu ini lahir dari pergulatan dan pengalaman pribadinya. “Tema besarnya adalah untuk maafin orang yang enggak pernah minta maaf sama kita,” kata Sal.

Ia menambahkan, “Perasaan yang sungguh sangat menyesakkan, tapi saya mencoba menulis itu untuk diri saya sendiri, belajar bahwa minta maaf sama orang yang justru bikin salah sama kita itu hal yang juga patut dilakukan supaya bikin hati kita damai.”

Peluncuran Video Musik sebagai Apresiasi

Video musik “Ada Titik-titik di Ujung Doa” kini telah resmi dirilis. Langkah ini merupakan wujud apresiasi Sal Priadi atas antusiasme pendengar yang tetap bertahan lama setelah lagu tersebut pertama kali diperkenalkan.

“Ada Titik-titik di Ujung Doa” bukanlah satu-satunya karya Sal Priadi yang mampu meninggalkan kesan mendalam bagi para pendengarnya. Suami Sarah Deshita ini memang dikenal melalui sejumlah lagu yang kerap menyentuh sisi emosional pendengar. Beberapa di antaranya adalah “Ibu Bapak” dan “Gala Bunga Matahari” yang juga sempat meraih popularitas viral di berbagai platform streaming musik.