SURABAYA, KOMPAS.com – Sebagian calon jemaah haji yang tiba di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES) mengeluhkan kelelahan dan hipertensi, meskipun Balai Besar Karantina Kesehatan (BBKK) Surabaya menyatakan kondisi mereka secara umum sehat saat kedatangan.
Jemaah yang tiba di asrama akan menjalani serangkaian pemberkasan dan pemeriksaan kesehatan di Gedung Mina dan Muzdalifah. Pemeriksaan meliputi pengecekan suhu tubuh dan tekanan darah. Calon jemaah haji perempuan usia subur juga wajib menjalani tes urin untuk memastikan tidak dalam kondisi hamil.
Pada hari ini, Kamis (23/4/2026), empat kloter dijadwalkan tiba di asrama, meliputi Kloter 08 dan 09 dari Kabupaten dan Kota Pasuruan, Kabupaten dan Kota Malang, serta Kota Mojokerto. Hingga kini, kondisi jemaah terpantau sehat.
“Sejak hari pertama kedatangan jemaah kita sudah periksa semua dalam keadaan sehat. Kemudian yang sudah terbang, dinyatakan laik terbang dan sudah mendapatkan izin,” kata Kepala BBKK Surabaya Rosidi Roslan saat ditemui Kompas.com, Kamis (23/4/2026).
Keluhan Umum Jemaah
Meskipun demikian, sejumlah jemaah mendatangi poliklinik asrama haji untuk pemeriksaan kesehatan lanjutan akibat keluhan kelelahan dan hipertensi. Rosidi menyebutkan bahwa kondisi ini lazim terjadi.
“Kebetulan sebagian besar keluhan jemaah haji juga gitu dan hipertensi. Kebanyakan penyakit metabolik, jadi hipertensi kemudian kelelahan. Calon jemaah haji itu biasanya banyak acara di daerah, kemudian perjalanan ke sini. Sampai sini kadang ngobrol dengan teman-temannya, tidak langsung istirahat,” terangnya.
Oleh karena itu, Rosidi mengimbau agar para jemaah memanfaatkan waktu kedatangan di asrama untuk beristirahat demi menjaga stamina.
“Tidak ada penanganan secara khusus. Tapi kalau hipertensi tinggi kita memang akan memberikan obat atau kita tanyakan apakah mengalami keluhan atau semacamnya, barangkali punya obat pribadi. Dan itu harus dikonsumsi,” tegasnya.
Ia menambahkan, sejauh ini belum ada jemaah haji yang perlu dirujuk ke rumah sakit karena masalah kesehatan. Hal ini dikarenakan jemaah telah menjalani skrining kesehatan sebelum dinyatakan berangkat menuju asrama.
Jemaah Lansia Mengaku Sehat
Salah satu jemaah haji lansia, Rifai Nawawi (76), menyatakan tidak mengalami keluhan berarti saat mendatangi klinik, meskipun diarahkan petugas untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Saya enggak ada keluhan apa-apa, sehat-sehat. Semalam sebelum ke sini memang banyak tamu tapi saya sehat. Tiap hari ikut senam bugar,” ucap Rifai.






