Akses.co.id — TEMANGGUNG, KOMPAS.com – Sebuah kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Candiroto-Bejen, Desa/Kecamatan Bejen, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, pada Minggu (26/4/2026) pagi. Insiden maut ini merenggut nyawa seorang sopir truk berusia 24 tahun.
Kecelakaan lalu lintas tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Korban meninggal dunia diidentifikasi berinisial ZD, seorang pria berusia 24 tahun asal Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, yang saat itu mengemudikan truk Mitsubishi Light dengan nomor polisi BG 8360 KO.
Kronologi Kejadian
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Temanggung, AKP Yosra Meidicta Mandung, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula ketika truk yang dikemudikan ZD bersama seorang kernet berinisial MA, melaju dari arah Candiroto menuju Bejen dengan kecepatan sedang.
“Sesampainya di TKP, kondisi jalan menurun. Diduga pengemudi truk Mitsubishi Light tidak dapat mengendalikan kendaraannya,” ujar Yosra dalam keterangan tertulis, Minggu.
Akibatnya, truk tersebut oleng dan menabrak pikap Mitsubishi T120SS yang mengangkut tiga orang. Tidak berhenti di situ, truk nahas itu kemudian menghantam sebuah sepeda motor Yamaha Vixion. Kedua kendaraan yang ditabrak tersebut juga bergerak dari arah Candiroto menuju Bejen.
“Pada saat itu (sepeda motor) datang dari bahu jalan sebelah kiri yang bermaksud belok kanan,” ungkap Yosra merinci posisi sepeda motor sesaat sebelum kejadian.
Korban dan Penanganan
ZD, sopir truk, dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat mengalami cedera kepala berat. Sementara itu, kernet truk, MA (25), mengalami patah tulang pada kaki dan tangan kirinya. MA kini tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Temanggung.
Korban lainnya adalah penumpang pikap Mitsubishi berinisial SY dan pengemudi sepeda motor Yamaha Vixion, WT. Keduanya dilaporkan mengalami luka pada bagian kepala dan telah mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Bejen.
Ikuti Akses.co.id
