Akses.co.id — MUNA, KOMPAS.com – Kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Laino, Kecamatan Batalaiworu, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, pada Minggu (26/4/2026) pagi. Peristiwa yang terjadi sesaat setelah pelaksanaan salat Subuh itu dengan cepat melalap sejumlah lapak pakaian bekas, menimbulkan kepanikan di antara para pedagang dan warga sekitar.
Rekaman video amatir yang beredar di media sosial menunjukkan kobaran api yang dengan cepat menjalar, melalap deretan lapak di pasar tersebut. Besarnya api membuat upaya pemadaman awal oleh warga menjadi sulit.
Salah seorang pedagang, Agro, menuturkan bahwa kebakaran terjadi ketika aktivitas pasar belum sepenuhnya ramai.
“Kejadian setelah salat Subuh, tiba-tiba api sudah besar,” kata Agro, Minggu.
Api diduga berasal dari salah satu kios penjual sepatu yang terletak di bagian ujung blok. Material dagangan yang sebagian besar terdiri dari kain dan karet memicu cepatnya api membesar sebelum warga sempat melakukan penanganan awal.
“Awalnya dari ujung bagian belakang sama pakaian kios pakaian bekas, yang terbakar sekitar 14 kios,” ujarnya. Para pedagang bergegas menyelamatkan sisa barang dagangan mereka, namun sifat barang yang mudah terbakar menyulitkan pengendalian api sejak dini.
Setidaknya 14 lapak dilaporkan hangus terbakar dalam insiden tersebut. Agro mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab kebakaran.
“Kurang tahu apa alasannya, mungkin karena listrik,” ucap Agro.
Warga sekitar turut berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Muna kemudian mengerahkan tiga unit armada ke lokasi. Petugas berjuang selama beberapa jam untuk memadamkan api dan mencegahnya merembet ke blok lainnya.
Meskipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, kerugian ekonomi yang dialami para pedagang diperkirakan cukup besar. Pihak berwenang saat ini masih melakukan penyelidikan untuk menentukan penyebab pasti kebakaran tersebut.
Ikuti Akses.co.id
