— TANGERANG, KOMPAS.com — Sebuah gudang paket yang menyimpan berbagai macam barang, termasuk makanan hewan dan perabot rumah tangga, di Jalan Raya Kotabumi, Kawasan Industri GKBI, Sepatan, Tangerang, dilalap api pada Sabtu (25/4/2026) sore. Kebakaran hebat ini diperkirakan menimbulkan kerugian materiil mencapai Rp 10 miliar.

Proses pemadaman api berlangsung dramatis dan memakan waktu hingga sekitar 16 jam. Petugas pemadam kebakaran baru berhasil memadamkan api sepenuhnya pada Minggu (26/4/2026) pagi.

“Kerugian ditaksir Rp 10 miliar, karena gudangnya kan panjang,” ujar Komandan Pos (Danpos) Pemadam Kebakaran Sepatan, Syafurllah, saat dihubungi Kompas.com, Minggu pagi.

Syafurllah menjelaskan, besarnya taksiran kerugian itu disebabkan oleh luasnya area gudang serta banyaknya tumpukan paket di dalamnya. Material yang mudah terbakar seperti plastik dan kardus menjadi faktor yang mempercepat perambatan api dan menyulitkan upaya pemadaman.

Api mulai membakar gudang tersebut sekitar pukul 15.56 WIB pada Sabtu. Petugas berjuang hingga akhirnya api benar-benar padam pada pukul 07.50 WIB keesokan harinya.

Penyebab pasti kebakaran hingga kini masih dalam tahap penyelidikan pihak berwenang. Namun, informasi awal menyebutkan titik api berasal dari gudang perabot rumah tangga dan kemudian merambat ke gudang paket makanan hewan yang lokasinya bersebelahan.

Tidak Ada Korban Jiwa

Syukurlah, insiden kebakaran ini tidak menimbulkan korban jiwa. Syafurllah memastikan bahwa tidak ada karyawan yang berada di dalam gudang saat kejadian.

“Jadi baru mau masuk kerja jam 16.00 WIB itu sudah terbakar infonya gitu. Jadi enggak ada karyawan di dalam,” ungkapnya.

Meskipun api sudah berhasil dipadamkan, petugas pemadam kebakaran tetap bersiaga di lokasi. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api, mengingat masih banyaknya material mudah terbakar yang tersisa di area gudang.