Akses.co.id — JAKARTA, KOMPAS.com – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Seoul menjajaki potensi kolaborasi dengan SM Entertainment, salah satu agensi hiburan terbesar di Korea Selatan, untuk memperluas sinergi dalam industri kreatif.
Pembahasan mengenai peluang kerja sama ini digelar pada 23 April 2026 di Wisma Duta. Duta Besar RI untuk Seoul, Cecep Herawan, didampingi oleh Deputy Chief of Mission (DCM) KBRI Seoul, Ali Andika Wardhana, bertemu dengan jajaran petinggi SM Entertainment, termasuk CEO Daniel Jang dan Chief Growth Officer (CGO) Mina Choi.
Sebagaimana diinformasikan melalui akun Instagram resmi KBRI RI di Seoul, @indonesiainseoul, pertemuan tersebut bertujuan untuk “membahas peluang kolaborasi yang semakin luas di industri kreatif Indonesia–Korea.”
SM Entertainment dikenal sebagai raksasa hiburan Korea Selatan dengan pengaruh global yang signifikan. Agensi ini menaungi sejumlah grup idola ternama, seperti Hearts2Hearts, EXO, dan Super Junior.
Tindak Lanjut Arahan Presiden
KBRI RI di Seoul menekankan bahwa pertemuan ini merupakan respons terhadap arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang mendorong penguatan kerja sama di sektor industri kreatif antara kedua negara.
“Termasuk kolaborasi K-Pop di Indonesia, membuka peluang baru bagi para penggiat industri hiburan nasional,” demikian keterangan yang disampaikan.
Duta Besar Cecep Herawan dalam pernyataannya memaparkan berbagai peluang strategis yang dapat digarap bersama. Ia berharap kolaborasi ini dapat membuka berbagai jalur investasi di sektor hiburan antara Indonesia dan Korea Selatan.
“Mulai dari investasi di sektor entertainment, talent scouting, pelatihan K-Pop, creative exchange, hingga kolaborasi merchandise,” ujar Dubes Cecep.
“SM Entertainment juga didorong untuk menjajaki produksi film, video klip, dan beragam konten hiburan lainnya di Indonesia,” tambahnya.
KBRI RI di Seoul optimistis bahwa kolaborasi ini akan memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat industri K-Pop di kawasan Asia Tenggara. Selain itu, kerja sama ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekosistem kreatif yang lebih komprehensif, mencakup aspek produksi, distribusi, pasar, hingga jangkauan audiens global.
Ikuti Akses.co.id
