Akses.co.id — Pelatih Liverpool, Arne Slot, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kepemimpinan wasit dalam laga lanjutan Liga Inggris 2025-2026 melawan Crystal Palace di Stadion Anfield, Sabtu (25/4/2026) malam WIB. Meski timnya berhasil meraih kemenangan 3-1, Slot menyoroti sejumlah keputusan yang dinilainya merugikan dan berpotensi menjadi taktik baru bagi tim lawan.
Pertandingan pekan ke-34 tersebut memang berjalan ketat. Gol-gol Liverpool dicetak oleh Alexander Isak (menit ke-35), Andrew Robertson (menit ke-40), dan Alexis Mac Allister (menit ke-90+6′). Sementara itu, Crystal Palace sempat memperkecil kedudukan melalui Daniel Munoz di menit ke-71.
Kemenangan ini mengukuhkan posisi Liverpool di peringkat keempat klasemen sementara Liga Inggris dengan 58 poin. Lebih penting lagi, hasil ini mengakhiri catatan buruk Liverpool yang tidak pernah menang melawan Crystal Palace di Anfield sejak September 2021. Dalam tiga pertemuan sebelumnya di kandang sendiri, Liverpool hanya mampu meraih dua hasil imbang dan menderita satu kekalahan.
Sorotan Terhadap Kepemimpinan Wasit
Arne Slot menilai intensitas pertandingan meningkat drastis pasca gol balasan dari Crystal Palace. Ia secara khusus menyoroti proses kebobolan timnya, memuji perlawanan tim tamu, namun tak luput melayangkan kritik terhadap kinerja pengadil lapangan.
“Pertandingan menjadi jauh lebih menegangkan karena gol tersebut,” ujar Slot, mengutip laporan BBC Sport pada Minggu (26/4/2026). “Saya rasa kami tidak pantas kebobolan dengan cara seperti itu. Palace jauh lebih unggul daripada yang ditunjukkan oleh skor 2-0.”
Pelatih asal Belanda ini kemudian mengaitkan keputusan wasit terkait gol Daniel Munoz dengan insiden yang dialami Liverpool saat berhadapan dengan Manchester United. Kala itu, Alexis Mac Allister sempat terkapar di lapangan, namun wasit memutuskan untuk melanjutkan permainan.
“Apakah ada pertandingan yang kami mainkan di mana tidak ada pembicaraan tentang wasit?” tanyanya retoris. “Sudah berkali-kali saya bermain melawan sebuah tim dan kemudian seorang pemain terjatuh dan wasit meniup peluit,” tegas Slot.
Ia melanjutkan, “Itu terjadi saat melawan Man United ketika Mac Allister terjatuh, mereka terus bermain dan Macca membutuhkan lima jahitan setelahnya. Saya tidak menyalahkan mereka, omong-omong, wasit seharusnya menghentikan pertandingan.”
Slot menduga bahwa tim lawan mungkin menggunakan taktik berpura-pura cedera untuk menghentikan jalannya pertandingan. “Ini akan menjadi taktik untuk berpura-pura cedera agar wasit menghentikan permainan. Dia melakukannya sekitar empat kali hari ini,” tambahnya.
Mengenai gol Munoz, Slot menganggapnya sebagai situasi 50-50. “Munoz, saya pikir itu 50-50 karena beberapa pemain tidak akan mengambil tembakan itu. Beberapa pemain akan berhenti dan beberapa akan mencetak gol. Saya tidak menyalahkannya sebanyak saya menyalahkan wasit.”
Pujian untuk Eksekutor dan Kekhawatiran Cedera Mo Salah
Terlepas dari kontroversi wasit, Slot tidak ragu memberikan pujian atas penyelesaian akhir yang sempurna dari para pemainnya. Ia menilai gol-gol yang tercipta, terutama melalui skema serangan balik, dieksekusi dengan sangat baik.
“Itu adalah penyelesaian yang bagus dari keduanya, tetapi dari Alex, kita sudah terbiasa dengan itu. Itu adalah serangan balik yang hebat dari Robbo,” ungkapnya.
Namun, kemenangan ini harus dibayar mahal dengan kekhawatiran cedera yang dialami Mohamed Salah. Pemain asal Mesir itu terpaksa ditarik keluar lapangan, menambah daftar panjang pemain Liverpool yang mengalami masalah kebugaran musim ini.
“Satu kemenangan lagi dan satu cedera lagi. Itulah kisah musim kami,” keluh Slot. Ia menambahkan, “Terlalu dini untuk mengatakannya, tetapi kita semua tahu Mo dan betapa sulitnya baginya untuk meninggalkan lapangan.”
“Mo meninggalkan lapangan, itu menunjukkan sesuatu, tetapi kita harus menunggu dan melihat seberapa parah cederanya,” pungkasnya.
Ikuti Akses.co.id
