— Juventus dikabarkan mengincar gelandang muda AC Milan, Ardon Jashari, untuk memperkuat lini tengah mereka pada musim mendatang. Ketertarikan terhadap pemain asal Swiss itu sudah terjalin sejak tahun lalu, dan Bianconeri siap membuka negosiasi pada bursa transfer musim panas ini jika kesepakatan finansial menguntungkan kedua belah pihak.

Langkah Juventus ini sejalan dengan ambisi klub untuk mendatangkan amunisi baru demi mendominasi persaingan di Serie A pada musim 2026-2027. Situasi Jashari di AC Milan yang tidak menentu menjadi celah yang coba dimanfaatkan oleh manajemen Juventus.

Ardon Jashari bergabung dengan AC Milan musim lalu dari Club Brugge dengan nilai transfer 34 juta euro. Namun, nasibnya kurang beruntung. Cedera fibula serius yang dialaminya di awal sesi latihan merusak ritme permainannya sepanjang musim.

Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, Jashari hanya mampu mencatatkan 657 menit bermain dalam 13 penampilan di berbagai kompetisi. Kondisi ini membuat Juventus melihat potensi besar pada diri pemain 21 tahun tersebut untuk mengisi peran sebagai playmaker gelandang bertahan. Meski minim menit bermain di Milan, kualitas teknis Jashari dinilai masih memenuhi standar untuk bersaing di Serie A.

Perburuan Bernardo Silva dan Tantangan Gaji

Selain Jashari, Juventus juga dikabarkan tengah gencar mendekati bintang Manchester City, Bernardo Silva. Kontrak Silva di Etihad Stadium akan berakhir pada Juni 2026, dan pemain asal Portugal itu telah menyatakan keinginannya untuk mencari tantangan baru secara gratis.

Upaya mendatangkan Silva bukanlah perkara mudah. Meskipun direktur Juventus dikabarkan menjalin komunikasi rutin dengan agen Silva, Jorge Mendes, tuntutan gaji menjadi ganjalan utama. Silva dilaporkan menginginkan gaji antara 8 hingga 9 juta euro per musim, sementara tawaran tertinggi Juventus baru mencapai 7 juta euro.

Persaingan dengan Barcelona

Ambisi Juventus untuk merombak lini tengah juga harus menghadapi persaingan dari klub-klub besar Eropa lainnya. Barcelona disebut-sebut menjadi pesaing terberat, terutama karena ketertarikan pribadi Silva terhadap klub Catalan tersebut.

Meskipun demikian, hingga saat ini Juventus menjadi satu-satunya tim yang secara konkret telah menyodorkan proyek olahraga jangka panjang kepada pemain berusia 31 tahun itu.