— BEIJING, KOMPAS.com –  Merek otomotif China, Jetour, kembali memamerkan ambisinya di pasar global dengan meluncurkan sebuah konsep SUV Plug-In Hybrid Electric Vehicle (PHEV) bernama T8 di ajang Beijing Auto Show 2026. Kehadiran model ini menjadi penanda keseriusan Jetour dalam memperluas lini produk SUV-nya dengan fokus pada segmen keluarga dan peningkatan citra premium.

Jetour T8 diposisikan untuk mengisi celah pasar di antara model T2 dan flagship G700. Konsep ini juga membuka kemungkinan sebagai evolusi dari T2, dengan penawaran dimensi dan kapasitas yang lebih besar, menjadikannya pilihan menarik bagi keluarga.

Desain Jetour T8 mengadopsi bahasa desain terbaru dari Jetour, menampilkan gril depan yang tegas dan proporsi bodi mengotak yang selaras dengan tren SUV global. Ukuran yang lebih besar dibandingkan SUV ringkas menandakan T8 akan bersaing di segmen menengah ke atas.

Dimensi yang lebih lapang membuka peluang untuk konfigurasi tiga baris bangku, menawarkan ruang kabin yang lebih luas untuk kebutuhan keluarga. Meskipun detail interior belum diungkap, Jetour T8 dirancang untuk menawarkan kepraktisan dan kenyamanan.

Meskipun spesifikasi teknis lengkap belum dirilis, kehadiran emblem ‘C-DM’ pada bagian belakang T8 mengindikasikan penggunaan teknologi PHEV mutakhir dari Jetour. Jika diproduksi massal, Jetour T8 berpotensi menjadi pemain kunci dalam strategi ekspansi global Jetour, terutama di pasar seperti Timur Tengah dan Indonesia yang memiliki permintaan tinggi untuk SUV berkapasitas besar bagi keluarga.

Konsep T8 merupakan bagian dari strategi “Travel+” Jetour, yang bertujuan mengintegrasikan gaya hidup, kepraktisan, dan teknologi modern dalam satu paket kendaraan.