Akses.co.id — BEIJING, KOMPAS.com – Jetour mengukuhkan ambisi globalnya di Beijing Auto Show 2026 dengan memamerkan strategi baru “Travel+” yang berfokus pada integrasi produk, pengalaman, dan gaya hidup konsumen. Merek otomotif ini secara khusus menyoroti dua kendaraan andalan: SUV hybrid T2 i-DM dan SUV off-road hybrid premium G700.
Ke Chuandeng, President JETOUR International, menyatakan bahwa filosofi “Travel+” terus dipegang teguh oleh Jetour, yang berakar pada pemahaman mendalam tentang kebiasaan dan aspirasi konsumen dalam hal perjalanan.
“Kini, ‘Travel+’ telah berkembang melampaui sekadar atribut produk, menjadi representasi gaya hidup, koneksi emosional, serta jembatan yang menghubungkan manusia, budaya, dan pengalaman,” ujar Ke Chuandeng dalam keterangan resmi yang diterima pada Kamis (24/4/2026).
Ia menambahkan, pameran otomotif ini menjadi momentum untuk menunjukkan evolusi strategi Jetour melalui inovasi produk, penguatan ekosistem, dan kolaborasi global. Tujuannya adalah untuk menyajikan pengalaman mobilitas yang semakin relevan bagi konsumen di seluruh dunia.
Amunisi Global Jetour di Beijing Auto Show 2026
Di ajang Beijing Auto Show 2026, Jetour memamerkan sejumlah model unggulan yang menjadi representasi strategi “Travel+”. Dua di antaranya, T2 i-DM dan G700, menjadi sorotan utama.
Jetour T2 i-DM: Efisiensi dan Performa Hybrid
Jetour T2 i-DM hadir sebagai SUV plug-in hybrid yang dirancang untuk menawarkan kombinasi optimal antara efisiensi bahan bakar dan performa berkendara. Kendaraan ini dibekali sistem penggerak yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 280 kW atau setara 375 tenaga kuda, dengan torsi puncak mencapai 610 Nm. Keunggulan lainnya terletak pada jarak tempuh yang impresif, mampu menempuh jarak lebih dari 1.000 kilometer dalam sekali pengisian daya dan tangki penuh.
Jetour G700: SUV Off-Road Hybrid dengan Tenaga Buas
Sementara itu, Jetour G700 diposisikan sebagai SUV off-road hybrid premium yang menawarkan performa ekstrem. Kendaraan ini memukau dengan spesifikasi tenaga yang mengesankan, mencapai 665 kW atau setara 891 tenaga kuda, dan torsi sebesar 1.135 Nm. Kemampuan akselerasinya pun tak kalah mengagumkan, mampu melesat dari 0 hingga 100 kilometer per jam hanya dalam waktu 4,6 detik. Fitur-fitur canggih seperti differential lock dan suspensi udara adaptif turut disematkan untuk menunjang kapabilitas off-road.
Selain kedua model tersebut, Jetour juga memperkenalkan pendekatan multi-brand dengan menampilkan model S08 DM di bawah merek Soueast. Model ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan mobilitas perkotaan.
Penguatan Ekosistem dan Kolaborasi Global
Lebih dari sekadar peluncuran produk, Jetour juga gencar memperkuat ekosistem globalnya. Hingga kini, lebih dari 300 komunitas pengguna telah terbentuk, di mana ratusan aktivitas diselenggarakan sepanjang tahun 2025. Program personalisasi kendaraan juga telah menjangkau lebih dari 30 negara, menunjukkan komitmen Jetour dalam memberikan pengalaman yang disesuaikan bagi konsumennya.
Kolaborasi global menjadi salah satu pilar penting dalam strategi Jetour. Merek ini menggandeng tokoh-tokoh ternama seperti Alan Walker, Mo Farah, dan Hazen Audel untuk memperkuat identitas brand di berbagai lini.
Dengan rekam jejak penjualan global yang telah melampaui 2,27 juta unit di lebih dari 100 negara, Jetour menegaskan posisinya sebagai salah satu pemain utama di pasar SUV global. Ambisinya adalah menjadi merek SUV yang mampu mengintegrasikan teknologi mutakhir, gaya hidup modern, dan pengalaman berkendara yang kaya dalam satu ekosistem yang terpadu.
Ikuti Akses.co.id
