Akses.co.id — BEIJING, KOMPAS.com – Merek otomotif asal China, Jetour, mengumumkan pencapaian penjualan global yang impresif, yakni mencapai lebih dari 2,2 juta unit sejak didirikan pada 2018. Angka ini menempatkan Jetour sebagai salah satu merek otomotif global dengan pertumbuhan tercepat.
Ke Chuandeng, President of Jetour International, menyatakan kebanggaannya atas perkembangan pesat yang dicapai perusahaannya. Ia mengklaim Jetour menjadi satu-satunya merek yang mampu melampaui dua tonggak penjualan besar hanya dalam waktu tujuh tahun sejak berdiri.
“Hari ini kami memiliki lebih dari 50 juta penggemar di seluruh dunia, lebih dari 2,2 juta pemilik mobil, dan tiga klub pengguna keluarga di seluruh dunia. Kami senang mengundang beberapa pemilik klub untuk bergabung hari ini,” ujar Ke Chuandeng di Beijing, pada Rabu (24/4/2024).
Pertumbuhan agresif Jetour tidak hanya terlihat dari angka penjualan, tetapi juga dari ekspansi jaringan globalnya. Dalam kurun waktu kurang dari satu dekade, Jetour telah berhasil membangun lebih dari 2.000 jaringan penjualan yang tersebar di lebih dari 100 negara dan wilayah.
Dominasi Pasar Internasional
Kinerja Jetour di pasar internasional menunjukkan tren positif yang signifikan. Di beberapa negara, Jetour berhasil mendominasi pasar otomotif lokal. Angola, Mesir, dan Myanmar menjadi bukti nyata, di mana Jetour berhasil menempati posisi nomor satu di antara seluruh merek otomotif.
Kawasan Timur Tengah, meliputi Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Qatar, juga menjadi salah satu pasar terkuat bagi Jetour. Di wilayah ini, Jetour diklaim memimpin di antara merek-merek otomotif asal China, dengan penetrasi pasar yang terbilang sangat dominan.
“Di Timur Tengah, jika Anda pergi ke Dubai, Qatar, atau Bahrain, Anda akan menemukan Jetour ada di mana-mana, di setiap supermarket, jalan, dan taman. Kami sangat bangga dengan perkembangan Jetour di seluruh dunia,” ungkap Ke Chuandeng.
Ikuti Akses.co.id
