— Kehadiran dua merek di bawah satu payung otomotif menjadi sorotan di Beijing Auto Show 2026. Selain Jetour yang telah lebih dulu diperkenalkan, nama Soueast mulai mencuri perhatian dengan potensi kehadirannya di pasar Indonesia.

Moch Ranggy Radiansyah, Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia, menjelaskan bahwa secara global, Jetour kini mengusung dua pendekatan merek yang berbeda: Jetour dan Soueast. Pendekatan ini membagi fokus produk sesuai segmen pasar.

Jetour akan tetap setia pada DNA petualangan dan eksplorasi, dengan lini produk SUV yang menonjolkan desain rugged dan kemampuan off-road. Sementara itu, Soueast diposisikan untuk segmen yang berbeda, yaitu kebutuhan urban dan kenyamanan berkendara keluarga.

“Soueast ini lebih fokus ke kebutuhan urban, kenyamanan berkendara untuk keluarga. Dari desain juga desain yang urban banget. Dari sisi positioning sangat clear,” ujar Ranggy kepada wartawan di Beijing pada Sabtu (24/4/2026).

Ranggy menilai Soueast memiliki potensi besar untuk pasar Indonesia. Desain, fitur, dan relevansinya dengan kebutuhan konsumen Tanah Air dinilai cukup menarik.

“Dan Soueast ini memang cukup menarik ya, secara dari sisi desain, dari sisi fitur, dari sisi relevansi dan kebutuhan konsumen Indonesia sangat menarik,” tuturnya.

Meskipun demikian, Ranggy menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan resmi mengenai peluncuran Soueast di Indonesia. Fokus utama perusahaan masih tertuju pada pengembangan merek Jetour, termasuk penguatan jaringan dan memastikan produk yang dihadirkan sesuai dengan selera pasar lokal.

“Jadi untuk saat ini fokus kita masih di Jetour untuk Indonesia. Soueast masih kita studi,” tegasnya.

Profil Soueast dan Potensi Pasar

Soueast merupakan produsen mobil asal China yang didirikan di Fuzhou, Provinsi Fujian, pada tahun 1995. Merek ini sempat menjalin kerja sama dengan Mitsubishi Motors, yang berakhir pada tahun 2021.

Perubahan signifikan terjadi pada Maret 2024 ketika Chery Holding Group resmi mengakuisisi Soueast. Kini, Soueast menjadi bagian dari keluarga besar Chery dan berperan sebagai salah satu produsen kendaraan untuk sub-brand Jetour.

Dengan adanya diferensiasi yang jelas antara lini SUV petualangan Jetour dan mobil urban keluarga Soueast, peluang kehadiran merek kedua ini di Indonesia tetap terbuka. Keputusan akhir akan bergantung pada hasil studi dan strategi yang akan diterapkan oleh Jetour di pasar domestik.