SOLO, KOMPAS.com – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Haji Solo menemukan sejumlah barang tak lazim dalam koper calon jemaah haji, termasuk cobek, cabai, dan merica. Temuan ini terjadi saat pemeriksaan rutin di embarkasi yang berlokasi di Jawa Tengah.
Wakil Kepala Bidang Perbekalan PPIH Embarkasi Solo, David Fajar Saputra, menjelaskan cobek tersebut ditemukan dalam koper milik seorang calon jemaah haji perempuan dari kloter pertama Kabupaten Tegal. Ia menduga calon jemaah tersebut membawa cobek dan perlengkapannya, seperti ulekan dan bumbu dapur lainnya, karena rindu masakan rumah.
“Kemarin yang sempat kita temukan itu di kloter awal itu ada cobek. Mungkin dia bawa itu kangen masakannya di sana tidak sesuai mau bikin sambel di sana. Bisa jadi seperti itu. Termasuk ulekan dan beberapa bahan pangan seperti lombok atau merica,” ujar David saat ditemui di Embarkasi Solo, Jawa Tengah, Rabu (22/4/2026).
Selain perlengkapan dapur, petugas juga menemukan barang lain yang dilarang dibawa dalam koper bagasi. David menyebutkan, powerbank menjadi salah satu barang yang masih sering ditemukan, padahal berisiko menyebabkan kebakaran jika disimpan di koper bagasi.
“Sampai per 22 April mungkin masih kita temukan beberapa barang yang dilarang di koper besar, koper bagasi tapi tidak sebanyak pas awal-awal kemarin,” ungkapnya.
David menambahkan, PPIH Embarkasi Solo terus berupaya mengedukasi para calon jemaah mengenai barang-barang yang tidak diperbolehkan dibawa dalam koper bagasi. Sosialisasi ini juga melibatkan kantor Kementerian Haji dan Umrah di tingkat kabupaten/kota.
Fokus sosialisasi tidak hanya pada barang yang berpotensi membahayakan, tetapi juga barang berharga seperti uang tunai dalam jumlah besar, benda tajam, dan perhiasan. Pihak PPIH menekankan pentingnya jemaah untuk berhati-hati dalam membawa barang bawaan agar tidak mengalami kerugian jika terjadi kehilangan.
“Kita sosialisasikan terus menerus terkait barang yang dibawa jemaah. Yang kita tekankan powerbank. Masih ditemukan jemaah naruh powerbank di koper besar,” tegas David.






