— SAMARINDA, KOMPAS.com – Borneo FC Samarinda bertekad meraih kemenangan penuh saat menjamu Semen Padang FC di Stadion Segiri pada Sabtu (25/4/2026) malam. Laga pekan ke-29 BRI Liga 1 ini menjadi krusial bagi tim berjuluk Pesut Etam dalam upaya mereka mengejar posisi puncak klasemen yang saat ini ditempati Persib Bandung.

Borneo FC kini menempati peringkat kedua dengan 63 poin, hanya tertinggal dua angka dari Persib. Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menekankan bahwa setiap sisa pertandingan di kompetisi musim ini ibarat partai final yang menuntut performa maksimal dari anak asuhnya.

“Setiap laga adalah final. Saya sudah sampaikan kepada pemain, kita harus meraih poin penuh jika ingin tetap berada di papan atas,” tegas Fabio dalam sesi konferensi pers, Jumat (24/4/2026) malam.

Penyerang Borneo FC, Koldo Obieta, turut menyuarakan tekad serupa. Ia menganggap pertandingan melawan Semen Padang sebagai “final pertama” dari enam laga sisa. Obieta berharap dukungan penuh dari suporter dapat membakar semangat tim untuk meraih tiga poin di kandang.

“Besok adalah final pertama dari enam laga sisa. Sangat penting bagi kami untuk menang di kandang,” ujar Obieta, yang telah mencetak dua gol dalam laga kandang musim ini.

Sorotan terhadap Kinerja Wasit

Di tengah persiapan tim, Fabio Lefundes turut menyuarakan keprihatinan mengenai penunjukan wasit dalam beberapa pekan terakhir. Ia meminta komite wasit untuk bertindak objektif dalam memilih pengadil lapangan, terutama di fase krusial penentuan juara.

“Komite wasit harus pintar memilih. Jangan sampai ada wasit yang membela satu tim, harus adil. Kami sudah bekerja keras berbulan-bulan, jangan sampai dirusak oleh hal-hal yang tidak bagus,” cetus Fabio.

Fabio secara spesifik merasa heran dengan penunjukan wasit yang akan memimpin laga Borneo FC melawan Semen Padang. Ia menyoroti adanya wasit yang sebelumnya memimpin pertandingan antara PSIM dan Persija, namun kini ditunjuk untuk laga tim-tim yang bersaing ketat di papan atas.

“Menurut saya ada yang aneh. Mereka menunjuk satu wasit yang memimpin laga Persija (PSIM vs Persija), kemudian memimpin laga Borneo lagi,” ungkapnya.

“Padahal tim-tim ini sedang bersaing ketat di papan atas. Namun, saya harap wasit besok bertindak fair,” tambah mantan pelatih Persita Tangerang ini.

Permintaan untuk Menikmati Pertandingan

Musim ini, Borneo FC dikenal menampilkan permainan yang atraktif dan minim protes berlebihan kepada wasit. Fabio Lefundes mengaku selalu menginstruksikan anak asuhnya untuk menikmati setiap pertandingan tanpa mengorbankan karakter permainan tim.

Ia menekankan pentingnya pemain untuk tidak terpancing bermain kasar, meskipun jalannya pertandingan diprediksi akan berlangsung sengit.

“Kalian harus enjoy permainan. Cara main kita berbeda, jika kita ikut bermain keras dan kasar, itu bukan karakter kita. Kita harus tetap solid dan ‘menyala’ dengan cara bermain yang bagus. Dan hasilnya kami sudah buktikan,” pungkas pelatih asal Brasil tersebut.