Pemadaman listrik yang melanda sebagian wilayah Jakarta pada Kamis (23/4/2026) siang, menyebabkan pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) 2026 di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) mengalami kendala. Gangguan ini membuat waktu ujian peserta menjadi tidak seragam.
Wakil Ketua UTBK SNBT UNJ 2026, Dr. Eng. Agung Premono, S.T., M.T., menjelaskan bahwa pemadaman listrik terjadi pada pukul 10.40 WIB. Menurutnya, gangguan ini berasal dari PLN yang berdampak pada beberapa lokasi di Jakarta, bukan hanya di UNJ.
“PLN terganggu sehingga beberapa lokasi di Jakarta tidak hanya di sini yang mati. Tapi sebetulnya kami juga sudah memitigasi dengan genset. Beberapa lokasi yang sudah ada genset kita sudah nyalakan, jadi enggak masalah sebenarnya,” kata Agung saat ditemui Kompas.com, Kamis siang.
Namun, Agung mengakui ada beberapa lokasi ujian yang mengalami kendala karena genset yang belum siap. “Hanya, ada lokasi yang gensetnya itu seperti USB yang kita menunggu lokasi genset yang benar,” imbuhnya.
Waktu Ujian Berbeda-beda Akibat Listrik Padam
Pelaksanaan UTBK SNBT 2026 seharusnya dimulai sesuai jadwal resmi. Sesi 1, misalnya, dijadwalkan selesai pada pukul 10.30 WIB, dengan peserta baru diizinkan keluar ruangan 15 menit setelahnya. Namun, pemadaman listrik membuat tidak semua ruang ujian dapat memulai sesi tepat waktu.
Akibatnya, waktu berakhirnya ujian bagi setiap peserta menjadi bervariasi. “Per PC masing-masing berbeda-beda. Jadi memang ada yang sudah selesai, ada yang belum. Ketika belum selesai dan mati lampu, itu artinya sistem masih berjalan. Itu yang kami minta mereka menunggu, melanjutkan (sisa waktu),” jelas Agung.
Agung memastikan bahwa jawaban ujian yang telah diisi oleh peserta sebelum listrik padam telah tersimpan secara terpusat oleh sistem. Ini memberikan jaminan bahwa data peserta tidak hilang.
Peserta Diizinkan Istirahat Sembari Menunggu Listrik Pulih
Bagi peserta sesi 1 yang belum menyelesaikan ujian, panitia memberikan kelonggaran untuk beristirahat dan makan sembari menunggu aliran listrik kembali normal. Proses menyalakan kembali komputer setelah mati dan menyala membutuhkan jeda waktu.
Berdasarkan pantauan Kompas.com, aliran listrik di lokasi ujian kembali menyala sekitar pukul 13.00 WIB. Panitia UTBK kemudian meminta peserta sesi 1 untuk kembali ke ruang ujian guna melanjutkan tes.
“Intinya peserta kami usahakan tidak merasa dirugikan dengan tetap menyelsaikan sampai waktu soalnya selesai untuk sesi pagi,” tutur Agung.
Ketika peserta login kembali ke materi ujian, waktu yang tersisa akan sesuai dengan sisa waktu sebelum listrik padam. Hal ini dilakukan untuk memastikan keadilan bagi seluruh peserta.
Jadwal Sesi 2 Terpaksa Mundur
Agung menegaskan bahwa seluruh peserta yang terjadwal mengikuti ujian pada hari itu akan tetap diselesaikan pada hari yang sama. Namun, pemadaman listrik menyebabkan jadwal sesi 2, yang seharusnya dimulai pukul 12.30 WIB, terpaksa diundur menjadi pukul 14.00 WIB.






