— PURWOREJO, KOMPAS.com — Calon penumpang kereta api (KA) yang biasa menggunakan Stasiun Kutoarjo di Purworejo, Jawa Tengah, perlu mencermati ulang jadwal perjalanan mereka. Mulai Jumat, 1 Mei 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto akan menerapkan penyesuaian pola operasi sejumlah perjalanan KA.

Perubahan ini tidak hanya meliputi jadwal keberangkatan dan kedatangan, tetapi juga mencakup penambahan stasiun pemberhentian pada beberapa rute. Penyesuaian tersebut berdampak pada sejumlah stasiun penting di wilayah selatan Jawa, termasuk Stasiun Kutoarjo yang merupakan salah satu titik strategis mobilitas penumpang di Kabupaten Purworejo.

Manajer Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menjelaskan bahwa perubahan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan keandalan operasional kereta api.

“Penyesuaian jadwal ini dilakukan sebagai langkah evaluasi berkelanjutan untuk meningkatkan performa operasional sekaligus memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi pelanggan,” ujar As’ad pada Jumat (24/4/2026).

Perubahan Jadwal di Stasiun Kutoarjo

Bagi penumpang yang berangkat atau tiba di Stasiun Kutoarjo, ada beberapa perubahan signifikan yang perlu diperhatikan:

  • KA Argo Wilis (Bandung-Surabaya Gubeng): Jadwal kedatangan di Kutoarjo bergeser dari pukul 12.38 WIB menjadi 12.48 WIB. Keberangkatan pun mengalami penyesuaian dari pukul 12.41 WIB menjadi 12.51 WIB.
  • KA Lodaya (Solo Balapan-Bandung): Kereta ini akan tiba lebih awal di Kutoarjo, dari sebelumnya pukul 09.02 WIB menjadi 08.53 WIB. Jadwal keberangkatan juga maju dari pukul 09.05 WIB menjadi 08.56 WIB.
  • KA Sawunggalih (Pasar Senen-Kutoarjo): Waktu kedatangan KA Sawunggalih di Stasiun Kutoarjo mengalami percepatan, dari jadwal sebelumnya pukul 12.51 WIB menjadi 12.39 WIB.
  • KA Kutojaya Selatan (Kutoarjo-Kiaracondong): Penyesuaian waktu terjadi pada lintas terdekatnya, yaitu di Stasiun Maos. Jadwal kedatangan di Stasiun Maos berubah dari pukul 11.49 WIB menjadi 11.38 WIB, yang secara otomatis akan memengaruhi perencanaan perjalanan penumpang dari Kutoarjo.

Dampak di Stasiun Lain

Penyesuaian pola operasi ini tidak hanya terbatas pada Stasiun Kutoarjo. Sejumlah stasiun lain di wilayah selatan Jawa juga terdampak, termasuk Stasiun Kroya, Kebumen, Gombong, dan Sidareja.

Lebih lanjut, terdapat penambahan stasiun pemberhentian baru untuk KA Lodaya di Stasiun Gandrungmangun, yang sebelumnya tidak termasuk dalam daftar pemberhentian kereta tersebut.

As’ad menambahkan bahwa perubahan jadwal ini bertujuan untuk mengoptimalkan pola operasi kereta api di lintas selatan Jawa serta meningkatkan ketepatan waktu perjalanan.

“Kami berharap dengan adanya perubahan ini, perjalanan kereta api menjadi lebih andal dan nyaman. Pelanggan juga diharapkan dapat menyesuaikan rencana perjalanannya,” katanya.

Imbauan untuk Penumpang

KAI mengimbau seluruh pelaku perjalanan, khususnya pengguna jasa di Stasiun Kutoarjo, untuk senantiasa memperhatikan jadwal keberangkatan terbaru yang tertera pada tiket.

Penumpang disarankan untuk datang lebih awal ke stasiun guna menghindari risiko tertinggal kereta akibat perubahan jadwal tersebut.

“Untuk memperoleh informasi terkini, pelanggan dapat mengakses aplikasi Access by KAI, situs resmi KAI, Contact Center 121, maupun media sosial resmi perusahaan,” pungkas As’ad.