— Indonesia melancarkan strategi tak terduga dalam menghadapi Thailand pada laga kedua Grup D Piala Thomas 2026. Keputusan ini tertuang dalam susunan pemain yang telah dirilis, menampilkan duet kejutan di sektor ganda putra.

Pertandingan antara Indonesia melawan Thailand dijadwalkan berlangsung di Forum Horsens, Denmark, pada Minggu (26/4/2026) pukul 13.30 WIB. Skuad Garuda akan mengandalkan Jonatan Christie sebagai tunggal pertama, yang akan berhadapan dengan rival kuatnya, Kunlavut Vitidsarn. Rekor pertemuan kedua pemain ini cukup ketat, dengan Jonatan unggul tipis 8-7. Namun, pertemuan terakhir mereka di Malaysia Open 2026 berpihak pada Kunlavut yang menang dua gim langsung, 21-16 dan 21-16.

Debut dan Duet Tak Biasa

Di partai kedua, ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani akan menjalani debut mereka di Piala Thomas. Pasangan yang tidak menghuni pelatnas ini diprediksi memiliki peluang besar untuk menyumbangkan poin saat berhadapan dengan Chaloempoen Charoenkitamorn/Worrapol Thongsa-nga.

Selanjutnya, Alwi Farhan dipercaya mengisi posisi tunggal ketiga. Ia akan menantang Panitchaphon Teeraratsakul, yang pernah dikalahkannya telak di final Indonesia Masters 2026 dengan skor 21-5 dan 21-6.

Kejutan terbesar datang di partai keempat. Indonesia memasangkan Fajar Alfian dengan juniornya, Nikolaus Joaquin, dalam sebuah duet dadakan. Pasangan ini akan menghadapi Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul.

Pertimbangan Kondisi Pemain

Pelatih ganda putra PBSI, Antonius Budi Ariantho, menjelaskan bahwa keputusan ini diambil berdasarkan pertimbangan kesiapan pemain jelang pertandingan. “Kami menurunkan pemain yang berada dalam kondisi paling siap untuk menghadapi Thailand,” kata Antonius dalam keterangan tertulis PBSI.

“Mengingat kondisi Fikri yang saat ini kurang fit, kami memutuskan untuk memasangkan Fajar dengan Joaquin sebagai ganda kedua,” tambahnya.

Antonius menambahkan bahwa pemilihan Fajar Alfian didasarkan pada pengalamannya yang dinilai mampu beradaptasi dengan cepatnya permainan di Piala Thomas 2026. “Dari segi pengalaman dan jam terbang, kami meyakini bahwa Fajar mampu membantu Joaquin untuk tampil secara optimal, terutama apabila pertandingan menjadi penentu kemenangan.”

Ia juga menekankan bahwa adaptasi bukan masalah besar bagi Fajar dan Joaquin. “Pergantian pasangan seperti ini bukan hal baru bagi kami. Kami telah cukup sering melakukannya dalam sesi latihan sehari-hari,” ujar Antonius. Kombinasi pasangan yang bervariasi memang kerap terlihat dalam latihan PBSI, sehingga proses adaptasi diharapkan berjalan lancar.

Fajar Alfian dikenal dengan keahliannya dalam penempatan bola, sementara Joaquin memiliki gaya bermain yang eksplosif saat menyerang. Kombinasi keduanya patut dinantikan dalam aksi di lapangan.

Terakhir, Indonesia memberikan kesempatan debut Piala Thomas kepada Mohammad Zaki Ubaidillah di partai kelima. “Ubed”, sapaan akrab Zaki, akan berhadapan dengan Tanawat Yimjit.

Susunan Pemain Indonesia vs Thailand

  • Match 1: Jonatan Christie vs Kunlavut Vitidsarn
  • Match 2: Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani vs Chaloempoen Charoenkitamorn/Worrapol Thongsa-nga
  • Match 3: Alwi Farhan vs Panitchaphon Teeraratsakul
  • Match 4: Fajar Alfian/Nikolaus Joaquin vs Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul
  • Match 5: Mohammad Zaki Ubaidillah vs Tanawat Yimjit