— Timnas Italia dipastikan tidak akan berlaga di Piala Dunia 2026 setelah kembali gagal lolos melalui babak kualifikasi. Gli Azzurri menempati posisi kedua di grupnya, di bawah Norwegia, dan akhirnya tersingkir dalam adu penalti melawan Bosnia dan Herzegovina pada partai final play-off. Kegagalan ini menandai absennya Italia untuk kali ketiga berturut-turut di turnamen sepak bola terbesar dunia tersebut.

Di tengah situasi yang mengecewakan ini, muncul sebuah wacana tak terduga mengenai kemungkinan Italia menggantikan posisi Iran di Piala Dunia 2026. Munculnya spekulasi ini dilatarbelakangi oleh kekhawatiran adanya potensi boikot terhadap Iran yang berkaitan dengan isu-isu politik yang sedang berkembang.

Usulan dari Paolo Zampolli

Gagasan untuk memasukkan Italia ke Piala Dunia 2026, terlepas dari hasil kualifikasi, datang dari Paolo Zampolli. Ia mengaku telah secara resmi mengajukan proposal kepada Presiden Amerika Serikat dan juga pihak FIFA. Tujuannya jelas, yakni agar Italia bisa mendapatkan tempat di turnamen akbar tersebut.

“Saya mengkonfirmasi bahwa saya telah menyarankan kepada Trump dan Infantino agar Italia menggantikan Iran di Piala Dunia,” ujar Zampolli, seperti dilansir dari Football Italia, Kamis (23/4/2026).

Zampolli, yang merupakan warga negara Italia, mengungkapkan mimpinya untuk melihat timnas kesayangannya berlaga di turnamen yang akan diselenggarakan di Amerika Serikat. Ia berargumen bahwa dengan koleksi empat gelar Piala Dunia, Italia memiliki rekam jejak yang kuat untuk membenarkan keikutsertaannya.

“Saya adalah warga negara Italia dan akan menjadi mimpi untuk melihat Azzurri di turnamen yang diselenggarakan AS. Dengan empat gelar, mereka memiliki rekam jejak yang cukup untuk membenarkan keikutsertaan mereka,” tambah Zampolli.

Pernyataan Zampolli ini sontak memicu berbagai reaksi di Italia, termasuk dari para petinggi di dunia olahraga negeri pizza tersebut.

Respons Tegas dari Pejabat Olahraga Italia

Usulan yang diajukan oleh Paolo Zampolli tersebut mendapat respons tegas dan penolakan dari dua tokoh penting di dunia olahraga Italia: Menteri Olahraga Andrea Abodi dan Presiden Komite Olimpiade Italia (CONI) Luciano Buonfiglio. Keduanya sepakat bahwa partisipasi sebuah tim nasional di Piala Dunia haruslah murni hasil dari perjuangan dan prestasi di lapangan hijau.

“Pertama-tama, saya rasa itu tidak mungkin. Kedua, saya akan merasa tersinggung. Anda harus pantas untuk pergi ke Piala Dunia,” tegas Buonfiglio, menyuarakan ketidaksetujuannya terhadap gagasan tersebut.

Andrea Abodi pun menyampaikan pandangan yang serupa, menekankan pentingnya pencapaian sportif dalam menentukan kelayakan sebuah tim untuk tampil di pentas dunia.

“Itu tidak pantas. Anda lolos di lapangan,” pungkas Buonfiglio, menegaskan prinsip dasar kualifikasi turnamen sepak bola internasional.