— Pemerintah Republik Indonesia membuka kesempatan bagi pelajar untuk mengunjungi Istana Kepresidenan melalui program bertajuk “Istana untuk Anak Sekolah”. Kebijakan ini mulai diimplementasikan pada awal April 2026, sebagai tindak lanjut arahan dari Presiden Prabowo Subianto.

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda. Menurutnya, investasi dalam pembentukan generasi penerus bangsa menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Teddy merinci berbagai inisiatif pemerintah yang telah dan akan dijalankan untuk mendukung generasi muda, meliputi program makan bergizi, renovasi fasilitas sekolah, penyediaan toilet yang layak, hingga pemasangan televisi digital untuk pembelajaran. Selain itu, ada pula program sekolah rakyat, sekolah integrasi, sekolah Garuda, serta peningkatan insentif dan kesejahteraan bagi para guru.

“Hari ini kita buka istana untuk anak-anak sekolah untuk generasi penerus bangsa,” ujar Teddy saat memberikan keterangan pada 7 April lalu, sebagaimana dikutip dari situs resmi Kepresidenan RI, Sabtu (25/4/2026).

Program Edukatif di Lingkungan Istana

Melalui program “Istana untuk Anak Sekolah”, para pelajar tidak hanya diajak untuk berkeliling melihat kemegahan Istana Kepresidenan. Mereka juga akan mendapatkan pengalaman edukatif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Kegiatan ini bertujuan agar para pelajar dapat lebih mengenal sejarah bangsa, sistem pemerintahan, serta berbagai ruang strategis di istana tempat pengambilan keputusan penting negara dilakukan.

“Kita ajak mereka untuk melihat istana, kita ajak mereka untuk melihat tempat-tempat di mana keputusan besar bangsa ini pernah diambil. Untuk apa? Untuk memberi mereka keinginan untuk bercita-cita setinggi mungkin untuk bangsa ini,” ungkap Teddy.

Program serupa tidak hanya terbatas di Istana Kepresidenan Jakarta, tetapi juga akan diperluas ke seluruh Istana Kepresidenan yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Pemerintah akan memfasilitasi sekolah-sekolah dari berbagai wilayah, termasuk yang berada di luar Pulau Jawa, agar dapat berpartisipasi dalam kegiatan ini.

“Kita punya delapan, nanti masing-masing istana kita buka untuk anak sekolah juga. Untuk yang di luar Jakarta ataupun juga di luar Pulau Jawa nanti akan difasilitasi untuk ke sininya,” jelas Seskab.

Prosedur Pendaftaran Kunjungan

Untuk dapat mengikuti program ini, pelajar dapat mendaftarkan diri melalui sekolah masing-masing. Pihak sekolah kemudian dapat mengajukan pendaftaran kunjungan ke Kementerian Sekretariat Negara atau Sekretariat Kabinet. Setelah pendaftaran diterima, panitia akan mengatur jadwal kunjungan ke Istana Kepresidenan.

“Untuk seleksinya tidak ada. Jadi silahkan daftar ke tadi yang saya bilang kemudian nanti akan diatur oleh penitianya,” tutur Teddy.

Pengalaman mengunjungi Istana Kepresidenan diharapkan dapat memberikan inspirasi dan memperkuat rasa kebangsaan di kalangan pelajar.

“Intinya Bapak Presiden ingin sebesar-besarnya istana ini dibuka untuk rakyat. Saat Lebaran ada, kemudian saat hari-hari besar lainnya ada, nah ini untuk anak-anak sekolah,” pungkasnya.

Beberapa sekolah dilaporkan telah merasakan pengalaman ini pada bulan April 2026. Rombongan murid dari SMAN 2 Jakarta, SMKN 19 Jakarta, SMPN 115 Jakarta, serta SMA Taruna Nusantara Magelang termasuk di antara yang telah berkesempatan mengunjungi Istana Kepresidenan.