Akses.co.id — Kementerian Pertahanan Iran melontarkan tudingan bahwa Amerika Serikat tengah berupaya keras mencari jalan keluar dari konflik yang tengah dihadapi, demi menyelamatkan citra mereka. Pernyataan ini muncul bersamaan dengan kunjungan delegasi Amerika Serikat ke Islamabad, Pakistan, untuk melanjutkan negosiasi dengan Iran yang sempat terhenti.
“Kekuatan militer kita saat ini dominan, dan musuh sedang mencari cara menyelamatkan muka agar bisa keluar dari rawa perang yang menjebaknya,” ujar juru bicara Kementerian Pertahanan Iran, seperti dikutip oleh kantor berita ISNA. Tuduhan ini dilontarkan bertepatan dengan kedatangan utusan AS, Steve Witkoff dan Jared Kushner, ke Pakistan, sebagaimana dilaporkan oleh Turkiye Today.
Upaya Diplomasi Berjalan Melalui Jalur Mediasi
Meskipun demikian, media Pemerintah Iran melaporkan bahwa tidak ada agenda pembicaraan langsung antara Teheran dan Washington dalam kunjungan tersebut. Upaya diplomasi justru terus berjalan melalui jalur mediasi yang difasilitasi oleh Islamabad.
Pada Sabtu (25/4/2026), Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi bertemu dengan Kepala Angkatan Darat Pakistan, Asim Munir. Pertemuan ini dinilai sebagai salah satu upaya menghidupkan kembali negosiasi yang sebelumnya menemui jalan buntu.
Sebuah video singkat yang dirilis oleh Kedutaan Besar Iran memperlihatkan sejumlah pejabat turut hadir dalam pertemuan tersebut. Turut hadir dalam pertemuan itu adalah Menteri Dalam Negeri Pakistan Mohsin Naqvi, Penasihat Keamanan Nasional sekaligus Kepala Intelijen Antar-Layanan Letnan Jenderal Asim Malik, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei, serta Duta Besar Iran untuk Pakistan Reza Amiri Moghadam.
Hingga kini, belum ada rincian resmi mengenai isi pembahasan yang disampaikan kepada publik. Namun, sumber dari Pakistan menginformasikan kepada kantor berita Anadolu bahwa diskusi mencakup kemungkinan digelarnya putaran kedua pembicaraan antara AS dan Iran dalam beberapa hari mendatang.
Kunjungan Araghchi Berpotensi Membuka Kembali Jalur Negosiasi
Araghchi diketahui tiba di Pakistan pada Jumat (24/4/2026) malam. Kunjungan ini dinilai oleh pejabat setempat berpotensi membuka kembali jalur negosiasi yang sempat terhenti.
Selain bertemu dengan petinggi militer, Araghchi juga dijadwalkan untuk bertemu dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif. Pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar juga masuk dalam agenda kunjungan tersebut.
Negosiasi Pertama AS-Iran Nihil Hasil
Pakistan sebelumnya telah menjadi tuan rumah putaran pertama pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran di Islamabad, dua pekan lalu. Gencatan senjata selama dua minggu yang dicapai pada 8 April tersebut kemudian diperpanjang oleh Presiden AS Donald Trump.
Meskipun demikian, perundingan putaran pertama berakhir tanpa menghasilkan kesepakatan. Gedung Putih telah mengonfirmasi bahwa Witkoff dan Kushner kembali diutus ke Pakistan sebagai bagian dari upaya lanjutan diplomasi.
Ikuti Akses.co.id
