Siswa Sekolah Dasar (SD) kelas 6 yang akan mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 perlu memahami format soal Bahasa Indonesia. Persiapan ini penting mengingat pelaksanaan TKA masih berlangsung hingga 30 April 2026, dan sebagian siswa mungkin masih menunggu giliran.
Pusat Asesmen dan Pembelajaran (Pusmenjar) Kemendikdasmen telah merilis beberapa contoh soal TKA Bahasa Indonesia untuk SD. Soal-soal ini disajikan dalam format pilihan ganda, menguji pemahaman siswa terhadap berbagai jenis teks, termasuk fabel dan bacaan informatif.
Contoh Soal TKA Bahasa Indonesia
Berikut adalah beberapa contoh soal TKA Bahasa Indonesia yang dirangkum dari laman resmi Pusmenjar:
Soal Berbasis Fabel
Teks fabel “Danau untuk Semua” menjadi dasar bagi beberapa soal yang menguji pemahaman literal, makna idiom, dan kemampuan menghubungkan cerita dengan kehidupan sehari-hari.
Soal 1:
Dari cerita fabel “Danau untuk Semua”, siapa yang merekomendasikan untuk meminta bantuan hewan yang cerdas?
- a. Bani
- b. Ucil
- c. Rino
- d. Hari
Soal 2:
Masih dari fabel yang sama, apa arti ungkapan “Mereka diam seribu bahasa” pada teks tersebut?
- a. Para binatang di hutan tidak mampu melakukan sesuatu.
- b. Semua binatang di hutan menahannya untuk tidak berkomentar.
- c. Penghuni hutan tidak mau mendengarkan pendapat orang lain.
- d. Binatang-binatang di hutan tidak mengetahui masalah yang terjadi.
Soal 3:
Berdasarkan kejadian yang dialami Ucil dalam cerita fabel “Danau untuk Semua”, tentukan sesuai atau tidak sesuai untuk setiap pernyataan berikut yang merepresentasikan peristiwa dalam kehidupan sehari-hari:
- A. Tita memberi ide cemerlang yang dapat dilakukan oleh teman-teman di kelas.
- B. Jani menghargai kepercayaan yang diberikan teman-teman sekelasnya kepada dirinya.
- C. Nina bertanggung jawab dalam menjalankan tugas yang dipercayakan kepadanya.
Soal Berbasis Teks Informatif
Teks berjudul “Hewan Pemakan Daun, Apa Itu?” menyajikan informasi mengenai klasifikasi hewan berdasarkan makanannya, khususnya hewan folivora. Soal-soal yang muncul menguji kemampuan identifikasi contoh, pemahaman struktur teks, dan penentuan gagasan utama.
Soal 4:
Berdasarkan informasi pada teks “Hewan Pemakan Daun, Apa Itu?”, apa saja contoh hewan folivora?
(Jawaban benar lebih dari satu)
- a. Sapi
- b. Koala
- c. Panda
Soal 5:
Perhatikan teks “Hewan Pemakan Daun, Apa Itu?”. Bagan mana yang paling sesuai untuk menggambarkan informasi yang disajikan dalam teks tersebut?
Soal 6:
Apa gagasan utama yang disampaikan pada paragraf ketiga teks “Hewan Pemakan Daun, Apa Itu?”?
- a. Jenis daun yang cocok untuk hewan folivora.
- b. Pembagian hewan berdasarkan makanan mereka.
- c. Cara khusus tubuh hewan folivora mencerna daun.
- d. Peranan penting hutan bagi kehidupan hewan folivora.
Soal Berbasis Cerita Rakyat/Fabel
Cerita “Kenthus yang Sombong” digunakan untuk menguji pemahaman siswa terhadap karakter tokoh, alur cerita, dan penarikan kesimpulan dari sebuah narasi.
Soal 7:
Dalam cerita “Kenthus yang Sombong”, apa yang dijelaskan Koko mengenai anak lembu?
(Jawaban benar lebih dari satu)
- a. Makhluk itu sangat sombong.
- b. Anak lembu tidak jahat.
- c. Lembu tidak makan katak.
Soal 8:
Apa kejadian yang membuat Kenthus merasa menyesal dalam cerita “Kenthus yang Sombong”?
- a. Kenthus ingin ditelantarkan anak lembu di padang rumput.
- b. Kenthus berlari ke tepi kolam hingga terengah-engah.
- c. Kendati demikian, mengembang terlalu besar hingga jatuh lemas.
- d. Kenthus dimarahi Koko karena terlalu menggebu-gebu.
Soal 9:
Amel telah membaca cerita “Kenthus yang Sombong”. Bagaimana reaksi Amel saat membaca akhir cerita tersebut? Tentukan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berdasarkan isi teks.
- A. Terharu karena Kenthus mau mengakui kesalahannya.
- B. Bahagia karena Kenthus berbaikan dengan anak lembu.
- C. Antusias karena Kenthus bisa membuktikan kehebatannya.
Soal Berbasis Pemahaman Makna Kata
Soal terakhir menguji kemampuan siswa dalam memahami makna kata dalam konteks kalimat.
Soal 10:
Dalam teks surat untuk sahabat, terdapat kalimat “Hari-hari itu sangat menegangkan.” Makna kata “menegangkan” dalam kalimat tersebut adalah …
- a. Membuat orang terus waspada dalam bekerja
- b. Menyebabkan orang kehilangan fokus saat bekerja
- c. Membuat suasana menjadi serius dan penuh ketakutan
- d. Menimbulkan rasa khawatir karena situasi yang genting
Memahami contoh-contoh soal ini diharapkan dapat membantu siswa kelas 6 SD dalam mempersiapkan diri menghadapi TKA Bahasa Indonesia 2026.






