— Maskapai penerbangan Wings Air membatalkan jadwal penerbangan menuju Bandara Fransiskus Xaverius Seda Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Minggu (26/4/2026). Keputusan ini diambil menyusul dampak dari erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.

“Betul (Wings Air batal terbang ke Bandara Frans Seda Maumere),” ujar Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas II Bandara Fransiskus Xaverius Seda Maumere, Partahian Panjaitan, saat dihubungi, Minggu.

Pesawat Wings Air tersebut sejatinya dijadwalkan terbang dari Kupang pada pukul 16.50 Wita. Namun, pihak maskapai kemudian mengonfirmasi pembatalan penerbangan tersebut.

“Pembatalan akibat dampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki,” jelas Partahian.

Pihak bandara masih menunggu informasi lebih lanjut dari Wings Air mengenai jumlah penumpang yang terdampak akibat pembatalan penerbangan ini.

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki

Sebelumnya, Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur dilaporkan kembali mengalami erupsi pada Minggu, pukul 12.57 Wita. Erupsi tersebut disertai dengan lontaran abu vulkanik yang membubung setinggi satu kilometer di atas puncak gunung yang memiliki ketinggian 2.584 meter di atas permukaan laut (mdpl).

“Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat,” ujar Eman Bere, petugas pos Pengamat Gunung Api (PGA) Lewotobi Laki-laki, Minggu siang.

Berdasarkan catatan seismogram, erupsi tersebut terekam dengan amplitudo maksimum mencapai 8.8 mm dan berlangsung selama kurang lebih 5 menit 48 detik.