Money

IHSG Rabu Melemah, Dana Asing Rp 1,04 Triliun Keluar

Advertisement

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencatat pelemahan pada perdagangan Rabu (22/4/2026), melanjutkan tren koreksi selama tiga hari berturut-turut. Arus keluar dana investor asing yang signifikan, terutama pada saham-saham perbankan berkapitalisasi besar, menjadi pemicu utama pelemahan indeks. Tekanan jual investor asing ini tercatat sebesar Rp 827,42 miliar di seluruh pasar.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), tekanan jual asing paling terasa di pasar reguler dengan nilai net sell mencapai Rp 1,04 triliun. Meskipun demikian, pasar negosiasi mencatat adanya net buy asing senilai Rp 212,58 miliar, yang sedikit meredam dampak negatif secara keseluruhan.

Konsentrasi Arus Keluar pada Saham Perbankan Jumbo

Arus keluar dana asing pada hari itu tampak terkonsentrasi pada saham-saham perbankan dengan kapitalisasi pasar besar. Tiga saham perbankan jumbo mendominasi daftar saham dengan net sell terbesar dari investor asing.

  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI): Mencatatkan net sell terbesar sekitar Rp 404,9 miliar.
  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI): Menyusul dengan net sell sebesar Rp 165,6 miliar.
  • PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Mencatat net sell senilai Rp 110 miliar.

Pergerakan saham-saham perbankan berkapitalisasi besar tersebut belum mampu sepenuhnya keluar dari tekanan jual, meskipun pada perdagangan Rabu ini mulai menunjukkan tanda-tanda penahanan pelemahan. Saham BMRI tercatat menguat tipis 1,06 persen ke level 4.750, dengan pergerakan yang cenderung konsolidasi dalam rentang sempit. Posisi tertinggi saham ini sempat menyentuh 4.770.

Sementara itu, saham BBRI melanjutkan tren pelemahannya, turun 0,92 persen ke level 3.240. Tekanan serupa juga dialami saham BBCA yang melemah 0,77 persen ke level 6.450. Pergerakan BBCA cenderung sideways di area bawah, dengan beberapa kali percobaan kenaikan yang gagal bertahan.

Advertisement

Akumulasi Asing pada Saham Komoditas dan Energi

Di sisi lain, investor asing tercatat melakukan akumulasi pada sejumlah saham yang bergerak di sektor komoditas dan energi. Beberapa saham tersebut mencatatkan net buy yang cukup signifikan.

  • PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS): Mencatatkan net buy terbesar dengan nilai Rp 112,8 miliar.
  • PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI): Menyusul dengan net buy senilai Rp 112,1 miliar.
  • PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG): Mencatat net buy sebesar Rp 93,3 miliar.

Secara agregat, IHSG pada perdagangan Rabu ditutup pada level 7.541,61, turun 0,24 persen. Indeks bergerak dalam rentang yang relatif terbatas sepanjang sesi, dengan level tertinggi di 7.578,05 dan titik terendah di 7.513,94.

Aktivitas perdagangan tercatat cukup tinggi dengan volume 49,44 miliar saham dan nilai transaksi mencapai Rp 18,14 triliun. Frekuensi transaksi juga tercatat hampir menyentuh 3 juta kali. Menariknya, jumlah saham yang menguat pada hari itu lebih banyak, yakni 440 saham, dibandingkan dengan 240 saham yang melemah dan 141 saham yang stagnan.

Advertisement