— Serial drama Korea “Perfect Crown” tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar, tidak hanya karena alur cerita dan jajaran pemainnya, tetapi juga karena keindahan lokasi syuting yang ditampilkan. Drama ini berhasil mencatatkan skor penayangan perdana tertinggi kedua dalam sejarah serial TV Korea, hanya kalah dari “The Penthouse: War in Life” yang tayang pada tahun 2020, menurut data dari Good Data Corp. Dengan latar belakang Korea alternatif yang mengusung sistem monarki konstitusional, “Perfect Crown” menyajikan perpaduan kisah penuh adrenalin dengan visual lanskap tradisional Korea yang memukau, yang ternyata diambil dari lokasi-lokasi nyata sarat sejarah dan keindahan alam.

Selain beberapa lokasi ikonik seperti Istana Gyeongbokgung, Istana Changdeokgung, dan Universitas Kyung Hee, berikut adalah beberapa destinasi syuting “Perfect Crown” yang patut disimak.

Paviliun Mujinjeong, Lokasi Festival Nakhwa yang Memukau

Paviliun Mujinjeong yang berlokasi di Haman, Provinsi Gyeongsang Selatan, menjadi saksi bisu adegan pembuka serial ini. Tempat ini digunakan sebagai lokasi perayaan ulang tahun pangeran muda, dan menjadi latar nyata untuk Festival Nakhwa. Festival ini menampilkan pertunjukan “nakhwanori”, sebuah atraksi kembang api tradisional Korea yang unik, di mana bundel arang yang digantung pada tali dinyalakan, menciptakan efek air terjun bara api yang spektakuler. Pertunjukan yang dipercaya dapat mengusir kesialan dan memohon kemakmuran ini, diselenggarakan setiap tahun pada bulan Mei dan telah menarik perhatian banyak wisatawan.

Lapangan Panahan Internasional Yecheon Jinho, Saksi Pertemuan Penting

Salah satu pertemuan paling berkesan antara karakter Hui Ju (diperankan oleh IU) dan I-an (diperankan oleh Byeon Woo Seok) terjadi di Lapangan Panahan Internasional Yecheon Jinho. Berlokasi di Yeosu, Provinsi Jeolla Selatan, tempat ini bukan hanya menjadi latar adegan, tetapi juga merupakan pusat pelatihan panahan yang telah melahirkan sejumlah pemanah elit Korea, termasuk Kim Soo Nyung dan Jang Yong Ho.

Museum dan Hotel Awon, Kediaman Pribadi yang Sarat Makna

Awon Museum & Hotel di Provinsi Jeolla Utara memegang peranan penting dalam serial ini sebagai kediaman pribadi karakter I-an. Properti ini merupakan sebuah hanok berusia 250 tahun yang telah direstorasi dan kini berfungsi sebagai penginapan butik sekaligus ruang budaya. Dengan perpaduan arsitektur tradisional Korea dan sentuhan desain kontemporer, Awon Museum & Hotel telah menjadi lokasi favorit untuk berbagai produksi drama Korea.

Para tamu dapat merasakan pengalaman menginap di hanok dengan memesan akomodasi semalam melalui situs web resmi hotel. Sementara itu, pengunjung harian dapat menikmati galeri seni dan kafe yang tersedia, memberikan akses yang mudah bagi siapa saja yang ingin merasakan warisan arsitektur Korea.